-1.9 C
New York
Rabu, Februari 25, 2026

Buy now

spot_img

Bagaimanakan Sebaik-baiknya Hamba Allah?

R (6)

infoindscript.com – Depok, 25 Februari 2026

Manusia telah berikhrar untuk menjadi hamba Allah Ta’ala. Kewajiban manusia adalah mentaati perintah-Nya, itu menjadi hak Allah Ta’ala. Sebaliknya, ada kewajiban Allah Ta’ala kepada manusia yaitu memberi pemeliharaan. Hakikatnya Allah Ta’ala sebagai Rabb adalah sebagai pemilik, pengatur, dan pemelihara.

Apa pun yang terjadi di bumi, itulah cara Allah Ta’ala sesungguhnya memelihara kita. Namun, kita masih banyak sedih dan kurang. Mengapa?

Karena sesungguhnya kita tidak tahu atau tidak pakai bekal dari Allah Ta’ala. Sehingga, semuanya seakan-akan sia-sia.

Bekal pertama adalah tubuh sempurna, di dalamnya ada akal. Tubuh manusia khas sesunggunya untuk memudahkan penghambaan. Seluruh hukum fikih yang ditetapkan bisa dilakukan dengan seluruh anggota badan. Misalnya saja, sesimpel fikih salat yang menyuruh sujud dengan tujuh anggota badan, manusia bisa lakukan karena bentuk tubuhnya sesuai.

Selain itu, manusia memiliki otak sehingga bisa berpikir. Ketika berpikir, kita melibatkan otak, panca indera, fakta dan informasi sebelumnya. Akal berfungsi untuk menemukan jati diri, membedakan haq dan bathil, hakikat kehidupan, dan menemukan solusi akan masalah.

Banyak pertanyaan-pertanyaan manusia ketika hidup di dunia. Di sanalah akal bekerja dengan berpikir. Ketika seseorang berpikir ada tingkatan berbeda manusia dalam berpikir karena ada perbedaan fakta yang terindera dan informasi sebelumnya. Jika ingin makin cemerlang dalam berpikir, manusia harus banyak mencari fakta dan ilmu.

Ada tiga tingkatan akhir berpikir, yaitu Sathy (rendah), Amik (mendalam), dan Mustanir (cemerlang). Contoh sederhana, ketika macet dan kita sebagai pengguna jalan, orang yang berpikir sathy akan marah-marah. Kalau Amik, dia sebelum berangkat akan cari jalan lain. Kalau Mustanir, dia akan berzikir dan bersabar.

Wallahu alam bisawab, sebaik-baiknya hamba adalah yang dapat berpikir Mustanir. Semoga kita menjadi salah satunya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles