Bagi Pak Marsukin, menulis bukan sekadar kegiatan sampingan. Ia menjadikan menulis sebagai bagian dari perjalanan profesinya sebagai seorang guru.
Melalui program Menulis Jadi Duit, Pak Marsukin mulai membangun kebiasaan sederhana: menulis 15 menit setiap hari. Kebiasaan yang terlihat kecil ini ternyata memberi dampak besar dalam kehidupannya.
Sebagai seorang guru, Pak Marsukin tidak memisahkan aktivitas menulis dengan pekerjaannya di kelas. Ia justru mengombinasikan keduanya. Menulis menjadi bagian dari refleksi dan juga menjadi sumber motivasi dalam menjalankan proses pembelajaran bersama para siswa.
Kebiasaan menulis ini juga mulai terlihat oleh rekan-rekan kerjanya di sekolah. Mereka melihat tulisan Pak Marsukin semakin banyak, ide-idenya terus mengalir, bahkan tulisannya bisa menjadi cukup panjang hanya dari waktu menulis yang singkat setiap hari.
Hal itu membuat teman-teman sejawatnya merasa penasaran.
“Pak Marsukin kok hebat sekali. Hanya 15 menit sudah bisa menulis sepanjang ini?”
Pak Marsukin kemudian menjelaskan bahwa perubahan tersebut terjadi setelah ia bergabung sebagai member INDSCRIPT Creative. Di sana ia mendapatkan pendampingan menulis dari mentor yang terus memotivasi dirinya untuk konsisten berkarya.
Pendampingan tersebut membuat Pak Marsukin merasa terpanggil untuk terus mengembangkan kemampuan menulisnya.
Bagi dirinya, menulis kini bukan lagi sekadar aktivitas tambahan. Menulis telah menjadi bagian dari perjalanan profesinya sebagai seorang pendidik.
Kisah Pak Marsukin menunjukkan bahwa menulis sebenarnya tidak selalu membutuhkan waktu yang panjang. Dengan komitmen 15 menit setiap hari, seseorang bisa membangun kebiasaan menulis yang konsisten.
Dan dari kebiasaan kecil itu, lahir inspirasi yang mampu memotivasi banyak orang di sekitarnya.
