Kalau ditanya kenapa di Naisar Forest Garden kami menjual bibit bunga telang, jawabannya sederhana: karena saya ingin setiap rumah punya satu tanaman yang cantik, bermanfaat, dan bisa dipetik setiap hari.
Dulu saya juga mengira bunga telang itu hanya sekadar bunga biru yang indah. Ternyata setelah saya membaca, belajar, dan mencoba sendiri, Masya Allah… bunga kecil ini luar biasa. Nama ilmiahnya Clitoria ternatea, tanaman merambat yang tidak manja, tidak rewel, dan sangat mudah tumbuh. Ditanam di pot bisa. Di pagar bisa. Di tanah langsung juga bisa. Kena panas kuat. Kena hujan tetap tumbuh.
Yang membuat saya semakin yakin bahwa bunga telang harus ada di setiap rumah adalah karena hampir semua bagiannya bisa dimanfaatkan.
Bunganya bisa diseduh menjadi teh biru alami. Tanpa pewarna. Tanpa bahan kimia. Cukup petik, cuci, seduh. Kalau ditetesi jeruk nipis, warnanya berubah jadi ungu. Anak-anak biasanya senang sekali melihat perubahan warna ini. Tapi bukan cuma cantik, bunga telang mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk tubuh, membantu melawan radikal bebas, dan mendukung daya tahan tubuh kita.
Daunnya bisa dimakan. Dijadikan lalapan atau campuran sayur. Akarnya secara tradisional digunakan sebagai tanaman herbal. Bahkan akarnya membantu memperbaiki tanah karena termasuk tanaman legum yang bisa mengikat nitrogen. Artinya, dia bukan hanya memberi manfaat untuk kita, tapi juga untuk bumi.
Saya selalu bilang, ketahanan pangan itu tidak harus dimulai dari kebun besar. Bisa dari satu pot bunga telang di rumah. Ketika setiap pagi kita bisa memetik bunga sendiri untuk teh keluarga, itu sudah menjadi satu langkah kemandirian.
Di tengah isu krisis pangan dan gaya hidup yang makin bergantung pada produk instan, saya merasa bunga telang ini seperti simbol kecil perlawanan. Perlawanan yang lembut. Bahwa kita bisa sehat dari halaman rumah sendiri.
Sebagai penulis, saya terbiasa membaca banyak hal. Dan sebagai pekebun, saya belajar mempraktikkannya. Ketika dua dunia ini bertemu, lahirlah kesadaran: tanaman-tanaman sederhana seperti bunga telang ini harus disebarkan. Harus ditanam sebanyak mungkin. Harus dimiliki sebanyak mungkin keluarga.
Karena bayangkan kalau di setiap rumah ada satu tanaman telang. Betapa banyak keluarga yang punya akses minuman sehat alami setiap hari.
Di Naisar Forest Garden, kami menyediakan bibit bunga telang bukan sekadar untuk dijual. Tapi untuk diajak pulang. Untuk ditanam. Untuk dirawat. Untuk dipetik. Untuk menjadi bagian dari gaya hidup.
Kadang perubahan besar memang dimulai dari bunga kecil berwarna biru di halaman rumah kita sendiri.


