Infoindscript.com – Jepara 6 Februari 2026
Banyaknya platform menulis di era seperti sekarang ini membuat beberapa penulis pemula atau seseorang yang bercita-cita menjadi penulis memiliki peluang yang besar untuk mengembangkan karir dan meraih cita-citanya untuk menjadi penulis professional.
Sayangnya banyak yang berangkat dari semangat yang tinggi dan ditengah perjalanan saat mengalami kendala mereka nampak ragu dan semangat itu mulai surut. Mulai dari tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, tampak ragu dan sudah mulai tidak bersemangat. Merasa sendiri dan tidak ada teman untuk berdiskusi.
Jika Anda merasakan hal yang sama seperti ini, maka memiliki teman atau mentor dalam menulis bisa menjadi sebuah solusi. Dimana Anda bisa berdiskusi, bisa dibimbing dan ditemani dalam menyelesaikan sebuah naskah tulisan.
Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana mentor menulis yang tepat dapat membantu penulis bertumbuh dan berkembang dengan cara yang sehat dan berkelanjutan.
Peran Mentor dalam Membesarkan Potensi Penulis
Peran mentor sangat penting terutama bagi penulis pemula yang masih belajar menulis, menyelesaikan naskah buku atau lainnya. Mentor bisa menjadi teman diskusi, membantu penulis mengembangkan kemampuan menulisnya secara bertahap dan terarah.
Mentor menulis berperan dalam mendampingi proses personal setiap penulis. Disamping itu pula, juga terlibat dalam proses awal penulisan. Mulai dari ide, memahami kebiasaan penulis dan bisa menjadi solusi atas keraguan hingga pembentukan karakter penulis pemula.
Pada intinya peran utama mentor menulis adalah sebagai teman diskusi, pemberi arah sekaligus penyemangat. Mentor hadir bukan untuk menghakimi tetapi untuk membantu penulis memahami kekuatannya sendiri.
Kesalahan Umum dalam Mentoring Menulis
Tidak semua pendampingan menulis yang dilakukan oleh mentor terhadap mentee bisa berjalan dengan baik dan sehat. Adakalanya terdapat beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan bisa membuat penulis kehilangan kepercayaan diri mereka.
- Mengoreksi Tanpa Empati
Memberikan kritik dan saran dengan cara yang baik sangat disarankan agar dapat diterima dengan baik oleh mentee atau penulis pemula. Perhatikan kondisi emosional mentee agar kritik dan saran tidak terdengar menyakitkan meski maksud dan tujuannya baik.
- Terlalu Fokus pada Teknis
Memahami tata bahasa, kaidah dan struktur merupakan hal penting, namun jika hal tersebut disampaikan secara bersamaan tanpa adanya konteks yang tepat bisa membuat penulis pemula kewalahan. Usahakan untuk menyampaikan secara bertahap dan sesuai konteks.
- Membandingkan Penulis
Usahakan untuk tidak membandingkan penulis satu dengan yang lainnya karena setiap penulis memiliki kecepatan belajar, latar belakang dan tujuan yang berbeda-beda. Membandingkan hanya akan membuat penulis merasa tidak cukup baik.
- Memaksakan Gaya Penulisan Mentor
Kesalahan yang sering dilakukan oleh mentor meski tanpa sengaja adalah memaksakan gaya penulisan mentor yang dapat menghambat potensi otentik dari penulis pemula (mentee).
Kesalahan-kesalahan sebagaimana disebutkan di atas acap kali menimbulkan kesan menggurui. Mentor menulis yang tidak menggurui lebih mengarahkan tanpa memerintah dan memberikan saran tanpa harus menghakimi.
Mentor akan berusaha mengajak mentee untuk berfikir melalui pertanyaan reflektif sehingga penulis yang dimentori mendapatkan jawabannya sendiri. Disamping itu pula dapat memberikan contoh yang relevan bukan sebuah tuntutan. Memandang kesalahan sebagai proses belajar.
Terpenting adalah mentor menghargai bahwa setiap penulis memiliki ritme yang berbeda untuk berkembang dan berfokus pada kemajuan bukan pada kesempurnaan.
Cara Mentor Membesarkan Potensi Penulis
Bimbingan yang tepat, bisa membuat penulis pemula atau mentee dapat berkembang dengan baik, mampu membesarkan potensinya sehingga lebih percaya diri dengan apa yang telah ditulisnya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membesarkan potensi penulis.
· Membantu Menemukan Gaya Menulis Sendiri
Seorang mentor seharusnya mampu membantu mentee menemukan gaya menulisnya sendiri yang nantinya akan menjadi identitas atau ciri khas tulisannya sehingga mudah untuk dikenali. Usahakan untuk tidak memaksakan gaya tulisan mentor ke mentee.
· Membantu Menemukan Suara Tulisan yang Otentik
Mentor juga perlu membantu mentee untuk menemukan suara tulisan yang otentik. Seolah-olah tulisan tersebut memiliki sebuah “Rasa” yang tidak bisa ditiru dan ini akan menjadi ciri khas dari tulisan mentee.
· Beri Feedback yang Membangun
Tidak hanya mengkritik, mentor harus memberikan feedback yang baik dan membangun. Dengan cara memberikan kritik dan saran yang spesifik, jujur namun tetap manusiawi. Dalam artian mentor harus mengetahui kondisi mental mentee. Tidak menjatuhkan akan tetapi menunjukkan arah.
· Menumbuhkan Rasa Percaya Diri
Ketika rasa percaya diri telah tumbuh dalam diri penulis maka tulisan akan lebih mengalir, lebih jujur, ide tidak lagi ditahan dan keberanian publikasi pun meningkat.
· Membiasakan Konsistensi Menulis
Mentor harus bisa memberi semangat dan menumbuhkan motivasi dalam diri penulis agar konsisten dalam menulis. Menjadikannya sebuah kebiasaan dan tidak menganggapnya sebagai beban.
Konsistensi menulis ini bisa dilakukan dengan cara membuat target yang realistis, sesuai dengan riitme pribadi penulis (mentee) dan tetap menulis meski belum sempurna.
· Menjadikan Kesalahan sebagai Bagian dari Proses Pembelajaran
Kesalahan merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari proses belajar. Mentor yang tepat mampu membuat penulis belajar dari kesalahannya dan memperbaiki agar lebih baik.
Tips Memilih Mentor yang Tepat
Bagian terpenting bagi penulis pemula yang ingin mencari bimbingan dalam menulis usahakan untuk memilih mentor yang tepat. Mentor yang tepat ini bisa dilihat dari cara berkomunikasinya. Apakah berani bertanya, tidak takut salah, merasa nyaman dan jujur.
Selain itu pula memilih mentor yang tepat dapat dilihat dari cara mentor memberikan feedback. Feedback yang sehat akan membantu penulis memahami arah perbaikan, muncul keinginan untuk selalu menulis dan tetap percaya diri. Memiliki visi yang sejalan dengan tujuan menulis dan pilih mentor yang mendukung proses tidak sekadar mengejar hasil cepat.
Penutup
Peran mentor menulis bagi pemula sangat penting jika ingin bertumbuh dan berkembang dengan baik dan terarah. Begitu pun bagi mentor harus belajar menjadi mentor yang baik, sehat dan tidak menggurui.
Nah, Indscript creative sendiri mengadakan sebuah kelas online yang ditujukan bagi mereka terutama penulis yang sudah jago untuk naik kelas dengan menjadi mentor menulis untuk membimbing penulis pemula lainnya.
Kelas ini juga dirancang untuk mereka yang aktif di komunitas literasi, ingin jadi fasilitator atau mentor menulis dan juga bagi mereka yang mau mengajar dengan metode, struktur dan arah yang jelas.
Kelas online Training of Trainer ini akan dibimbing oleh Ummi Aleeya, Leni Nurindah dan juga Indari Mastuti yang akan dilaksanakan pada hari sabtu, 21 februari 2026. Yuk daftar, sebelum kuotanya habis!


