3.6 C
New York
Kamis, Januari 15, 2026

Buy now

spot_img

Kepercayaan Diri Bisa Dilatih: Cara Psikologi Membentuk Mental Percaya Diri Lewat Kreativitas

Kreativitas dan Kepercayaan Diri dalam Perspektif Psikologi

Kepercayaan diri bukan hanya tentang berani tampil atau berbicara lantang di depan orang lain.

Dalam psikologi, kepercayaan diri juga tumbuh dari kreativitas, yaitu keyakinan bahwa kita mampu menciptakan, mencoba, dan menyelesaikan sesuatu dengan cara kita sendiri.

Inilah yang disebut creative confidence atau kepercayaan diri kreatif.

Setiap awal tahun, banyak dari kita membuat resolusi untuk mengembangkan diri dan meningkatkan keterampilan.

Menariknya, penelitian psikologi menunjukkan bahwa kreativitas dan kepercayaan diri bukan bakat bawaan, melainkan kemampuan yang bisa dilatih.

Dilansir dari psychologytoday.com, Zorana Ivcevic Pringle, PhD, seorang psikolog dan peneliti, menganalisis 41 studi dengan lebih dari 17.000 partisipan.

Hasilnya menunjukkan bahwa individu yang memiliki kepercayaan diri kreatif cenderung lebih mampu mencapai tujuan, menghasilkan ide berkualitas, dan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan, baik pada siswa maupun pekerja profesional.

Kepercayaan diri ini berkembang melalui pengalaman dan proses belajar.

Cara Membangun Kepercayaan Diri yang Tumbuh dari Proses Berkarya

Ilustrasi pembicara di seminar, id.pinterest.com
Pembicara di seminar, id.pinterest.com/Lilia_R

Berikut beberapa cara membangun kepercayaan diri melalui kreativitas berdasarkan riset psikologi.

1. Percaya bahwa kreativitas bisa dilatih

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai growth mindset. Kreativitas bukan semata bakat bawaan, tetapi kemampuan yang dapat berkembang melalui latihan dan pengalaman.

Saat seseorang percaya bahwa dirinya bisa belajar menjadi kreatif, kepercayaan diri pun ikut bertumbuh.

Mulailah dengan dialog batin yang sederhana. Saya belum bisa, tapi saya sedang belajar.

2. Bangun kepercayaan diri dari pengalaman kecil yang berhasil

Kepercayaan diri kreatif tumbuh dari pengalaman nyata. Ketika kamu pernah menulis satu artikel, menyelesaikan satu ilustrasi, atau menuntaskan satu ide sederhana, otak akan merekamnya sebagai bukti kemampuan.

Psikologi menyebutnya mastery experience. Ingat kembali pencapaian kecil di masa lalu. Jika dulu bisa melakukannya, mengapa sekarang tidak.

Penelitian oleh Karwowski dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa individu yang pernah menunjukkan hasil karya, menerbitkan tulisan, atau diakui atas pencapaiannya memiliki tingkat kepercayaan diri kreatif yang lebih tinggi dan mampu menghasilkan lebih banyak ide dalam pekerjaannya.

3. Belajar dengan mengamati orang lain

Mengamati orang lain yang memiliki latar belakang serupa dengan kita dan berhasil membangun kreativitas dapat meningkatkan keyakinan diri. Proses ini disebut vicarious learning.

Mengikuti penulis, kreator, atau profesional yang memulai dari nol membantu otak membangun keyakinan. Jika dia bisa, aku juga punya peluang yang sama.

4. Terima dukungan dan validasi sosial

Dorongan dari orang lain sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri kreatif. Ketika seseorang percaya pada kemampuan kita, kita cenderung ikut mempercayainya.

Komentar positif, umpan balik membangun, dan apresiasi sederhana menjadi bahan bakar psikologis untuk terus berkembang.

Kepercayaan dari orang lain sering kali menjadi jembatan sebelum kita benar-benar percaya pada diri sendiri.

5. Perhatikan perasaan puas selama berproses

Psikologi menemukan bahwa rasa puas, senang, dan nyaman saat berkarya memperkuat kepercayaan diri.

Bukan hasil besar yang paling berpengaruh, melainkan kesadaran bahwa kita sedang bertumbuh.

Penelitian Profesor Rogelio Puente-Díaz dan Judith Cavazos-Arroyo menunjukkan bahwa perasaan puas terhadap kemajuan kecil mampu meningkatkan kepercayaan diri kreatif.

Keyakinan sederhana seperti “aku bisa” yang diulang terus-menerus akhirnya membentuk kepercayaan diri yang kuat.

6. Mulai sebelum merasa siap

Kepercayaan diri sering kali tidak datang lebih dulu. Justru ia muncul setelah kita mulai bergerak.

Dalam psikologi dikenal sebagai prinsip confidence follows action. Tulis dulu, buat dulu, coba dulu. Rasa percaya diri akan menyusul di tengah proses.

Keberanian untuk memulai adalah langkah awal membangun kepercayaan diri.

Penutup

Kreativitas bukan hanya tentang menghasilkan karya, tetapi tentang membangun hubungan yang sehat dengan diri sendiri.

Saat kita berani mencoba, belajar, dan menikmati proses, kepercayaan diri tumbuh secara alami.

Kreativitas melatih kita untuk percaya bahwa diri ini mampu. Dari situlah kepercayaan diri yang tenang, kuat, dan berkelanjutan terbentuk.

Keyakinan yang lahir dari perasaan positif dan pengalaman nyata yang terus ditanamkan dalam diri.

Referensi:

psychologytoday.com, How to Build Creative Confidence, Ivcevic Zorana Pringle, PhD, tanggal akses 6 Januari 2026

 

Amerinny Tri Rezeki
Amerinny Tri Rezekihttp://amerinnytrirezeki.com
Penulis, blogger affiliate, marketer Indscript creative tim Diah Octivita, pernah mengajar taman kanak-kanak, menulis beberapa buku antologi

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles