-0.8 C
New York
Selasa, Maret 3, 2026

Buy now

spot_img

Bisnis Musiman atau Sepanjang Masa?

Bisnis digitalAda yang menarik dalam salah satu tayangan di televisi. Pada program yang bertajuk Juragan Jaman Now itu, salah seorang mentor berkata,” Anda mau full jadi pengusaha atau menjadikan ini sampingan saja? Karena jika mau, Anda tidak bisa mengatakan ini sekedar sampingan, hasilnya pasti tidak maksimal.”

Inti dari ucapan mentor tersebut adalah memastikan kembali tekad salah seorang peserta, apakah mau menjadi pengusaha atau sekedar usaha sambilan. Tentu hal ini jadi pertimbangan khusus saat kita memutuskan membuka usaha, apalagi jika menjadikannya ladang sumber penghasilan utama.

Saat kita membuka usaha, tentu banyak hal yang dipertimbangkan, baik dari segi modal, peluang, target maupun resikonya. Melansir pada laman cimbniaga.co.id, analisi swot dapat kita terapkan sebelum memulai usaha.

Adapun SWOT sendiri terdiri atas strength yang berarti kekuatan, weakness atau kelemahan, opportunity yaitu kesempatan, dan threat yang berarti ancaman. Ke empat unsur ini wajib kita cermati sebelum memilih jenis usaha musiman atau yang sepanjang masa.

Kedua usaha tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pada bisnis musiman, banyak yang mengawalinya dari tren yang sedang viral. Sehingga keberadannya tidak berlangsung lama. Biasanya bisnis musiman ini hanya berlaku untuk masa atau momen-momen tertentu. Seperti saat bulan Agustus, orang ramai membuka usaha menjual pernak-pernik kemerdekaan seperti bendera, tongkat bahkan baju-baju custom untuk dress code. Atau saat bulan Ramadhan, banyak bermunculan usaha rumahan seperti menjual jajanan takjil, kue kering, juga hampers lebaran.

Jika kita sudah memiliki pelanggan, tentu bisnis musiman bukan kendala besar. Circle pertemanan tentu sangat membantu. Di samping itu, pesatnya sebaran informasi lewat media sosial juga sangat mendukung usaha ini. Tugas kita hanya satu, mencari branding yang khas serta unik agar membedakannya dari yang lebih dulu ada.

Berbeda dengan bisnis musiman, bisnis sepanjang tahun lebih potensial waktunya. Mengingat tawaran dalam bisnis ini berkaitan dengan permintaan akan kebutuhan yang terus berlangsung. Sebagai contoh laundry. Meski keberadaan laundry kian banyak, nyatanya masih saja ada yang berminat membukanya. Maraknya persaingan dalam bisnis laundry tentu membuat penggunanya turut membandingkan. Tidak mengherankan jika banyak yang menawarkan laundry ekspres sebagai unggulan untuk memikat pelanggan.

Begitu juga dengan usaha bengkel motor atau mobil. Bisnis yang menuntut skill khusus ini selalu memiliki pelanggan. Meskipun tidak dipungkiri bahwa dibutuhkan modal yang tidak sedikit untuk memulai bisnis ini.

Terlepas dari kedua jenis bisnis di atas, hal mendasar sebelum membuka usaha adalah membaca peluang agar tidak meleset nantinya. Selain itu alangkah baiknya membuka usaha yang juga memberi manfaat bagi orang lain. Dengan begitu fokus kita tidak hanya tertuju pada money oriented atau keuntungan semata.

Last but not least, saat memutuskan untuk terjun ke bidang bisnis, ingatlah Allah SWT dalam setiap prosesnya. Hal ini penting sebagai bentuk pengendalian agar usaha yang kita rintis selalu penuh berkah dan mengedepankan unsur halal di semua aspek. Jangan sampai demi meraup keuntungan besar kita menghalalkan segala cara. Bukankah lebih menyenangkan jika usaha yang kita kembangkan mampu membuat orang lain senang? Modal cukup, untung tak seberapa namun perputarannya cepat, lebih melegakan daripada tidak sama sekali.

Pada dasarnya ketika memutuskan berbisnis, saat itu juga kita harus siap dengan segala resikonya. Kikis rasa baper agar kita siap pada kondisi terpuruk.

Nita Evlina
Nita Evlina
Seorang ibu yang ingin belajar menulis dan terus menebar kebaikan lewat tulisan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles