2.6 C
New York
Jumat, Januari 16, 2026

Buy now

spot_img

Investasi Emas: Cara Kerja, Keuntungan, dan Cara Memulainya

Infoindscript.com – Rangkasbitung, 23 Desember 2025

Investasi emas menjadi salah satu pilihan favorit banyak orang karena dinilai aman, stabil, dan cocok untuk jangka panjang. Nilainya yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun, membuat emas dikenal sebagai instrumen investasi low risk (berisiko rendah) dan mudah diakses oleh siapa saja. Namun, untuk bisa meraih keuntungan yang maksimal harus memahami cara kerja investasi emas, dan strategi yang tepat sebelum memulainya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Investasi Emas?

Secara sederhana, investasi emas adalah kegiatan menanam modal dengan membeli emas. Baik secara batangan atau perhiasan maupun digital, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari kenaikan harga mas di masa depan. Tidak seperti uang yang bisa tergerus inflasi, emas justru menjadi pelindung nilai (safe haven) saat ekonomi tidak stabil. Oleh karena itu, banyak orang yang memilih emas saat terjadi inflasi, resesi, atau gejolak pasar global.

Cara Kerja Investasi Emas

Pada dasarnya, investasi emas adalah aktivitas menanam modal berupa emas yang bertujuan untuk meningkatkan nilai investasi berdasarkan pergerakan harga emas di pasar. Emas dapat diinvestasikan dalam jangka panjang maupun pendek, sebab nilai labanya cenderung variatif. Selain karena low risk, emas menjadi instrumen investasi yang populer karena harganya bisa berubah dari waktu ke waktu.

Bahkan pada waktu tertentu, nilai emas dapat mengalami kenaikan yang signifikan. Investasi emas pun sering kali dipilih saat terjadi gejolak ekonomi global, seperti inflasi, perubahan suku bunga, resesi nilai tukar mata uang, dan lain-lain. Secara umum, cara kerja investasi emas meliputi beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mengoptimalkan investasi, di antaranya:

  • Membeli jenis emas yang diinginkan.
  • Menyimpan emas yang telah dibeli secara aman.
  • Melakukan manajemen investasi, mulai dari memantau harga emas, analisis pasar, atau menentukan keputusan untuk transaksi jual beli.
  • Menjual emas yang dimiliki guna memperoleh laba

Dengan berinvestasi emas, para investor dapat melindungi hartanya dari penurunan nilai akibat kondisi perekonomian yang tidak menentu.  Kegiatan investasi emas dapat dilakukan dengan cara menabung, emas memiliki fleksibilitas yang tinggi karena dapat dicairkan kapa saja melalui sistem buyback. Di samping itu, investor mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga emas. Hal tersebut tentunya berbeda dengan konsep menabung uang di bank, yang keuntungannya berasal dari penetapan suku bunga.

Lima Tips Investasi Emas

Setelah mengerti cara kerja investasi emas, para investor membutuhkan strategi yang tepat, termasuk mengetahui kapan harus membeli dan menjual emas agar tidak rugi. Adapun beberapa tips investasi emas untuk pemula adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Tujuan dan Jangka Waktu

Sebelum berinvestasi emas, tentukan terlebih dahulu tujuannya agar fokus investasi jelas. Setelah itu, tetapkan jangka waktu investasi sesuai dengan tujuan yang ditentukan. Jika tujuan investasi adalah untuk tabungan pernikahan, pendidikan anak atau dana di hari tua, maka pilih jangka waktu lebih panjang. Namun, jika tujuannya untuk keperluan mendesak atau dana darurat, maka bisa berinvestasi emas dalam jangka waktu yang pendek.

2. Memperhatikan Harga Emas

Tips investasi emas untuk pemula selanjutnya adalah memperhatikan dinamika harga emas. Walaupun dapat dikatakan stabil, harga emas tetap mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu. Pada umumnya, nilai memang tidak akan berubah terlalu signifikan. Namun, investor tetap disarankan untuk memantau pergerakan harga secara berkala guna menghindari risiko kerugian dan mengoptimalkan keuntungan.

3. Memilih Jenis Emas

Emas dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, seperti emas batangan koin perhiasan, emas online, emas granul, dan lain sebagainya. Ketika memulai investasi emas, sebaiknya pilihlah jenis emas yang sesuai dengan preferensi, kebutuhan, dan kemampuan finansial. Selain itu, pertimbangkan tempat penyimpanan yang disiapkan. Emas fisik seperti koin dan batangan, biasanya dapat disimpan sendiri di rumah atau safe deposit box di bank. Sementara itu, emas digital umumnya disimpan di aplikasi investasi emas maupun platform lainnya yang menyediakan layanan tersebut.

4. Memulai dengan Modal Kecil

Saat berinvestasi emas, investor tidak harus mengeluarkan dana yang besar sekaligus. Cukup modal kecil, investasi sudah bisa dilakukan. Modal kecil juga bermanfaat untuk meminimalkan risiko kerugian dalam berinvestasi, hal ini juga dapat memberikan ruang belajar bagi investor pemula untuk memahami cara kerja investasi emas.

5. Memilih Platform Terpercaya

Keamanan merupakan elemen yang tidak boleh diabaikan dalam investasi. Untuk itu, pilihlah platform terpercaya dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyediakan layanan investasi emas. Jika platform terbukti legalitasnya, terpercaya, dan memiliki reputasi yang baik. Maka investasi emas dapat dilaksanakan dengan tenang, lancar, serta terjamin keamanannya.

Penutup:

Investasi emas bekerja dengan membeli emas fisik atau digital, saat harga murah dan menjualnya saat harganya naik, memberikan keuntungan dari kenaikan nilai jangka panjang, stabilitas, likuiditas tinggi, mudah dicairkan, dan dilindungi nilai inflasi. Cara memulainya dengan menentukan tujuan, pilih platform terpercaya (pegadaian dan marketplace OJK). Mulai dari modal kecil, pantau harga emas, dan pilih emas murni untuk investasi jangka panjang agar mendapatkan keuntungan maksimal. Investasi emas dapat membantu pengambilan keputusan dalam berinvestasi secara tepat dan bijak.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles