3.6 C
New York
Kamis, Januari 15, 2026

Buy now

spot_img

Rahasia Otak Tetap Tajam di Usia Lanjut: Bukan Bawaan Lahir, Tapi Bisa Dilatih

Pernahkah Anda melihat orang yang sudah lanjut usia, tetapi masih mampu mengingat nama orang, arah jalan, dan detail kecil dengan sangat baik?

Ilustrasi berkebun, id.pinterest.com

Mereka terlihat fokus, cepat tanggap, dan jarang lupa. Kondisi ini bukan kebetulan, dan bukan pula semata-mata faktor genetik.

Penelitian dari Universidad Adolfo Ibáñez di Chile dan Trinity College di Irlandia menemukan bahwa salah satu kunci utama agar otak tetap cemerlang, tajam, dan responsif adalah melakukan aktivitas mental yang aktif dan kreatif secara rutin.

Hal ini juga diperkuat oleh ahli saraf dari Henry Ford Health, Brad Merker, yang menyatakan bahwa otak perlu terus dilatih agar tetap sehat, tajam, serta mampu mencegah penurunan fungsi kognitif seperti kepikunan dan Alzheimer.

Peneliti membandingkan ada 1.200 orang dengan 1.467 orang lainnya sebagai peserta yang melakukan kegiatan aktif ternyata hasilnya orang yang melakukan aktivitas seperti menari, bermain musik, menulis dan lainnya fungsi otaknya lebih baik, ingatannya lebih kuat.

Seorang ahli gizi Karen E Todd menuliskan dalam blognya Feed Your Brain untuk psychology today melakukan aktivitas dapat meningkatkan kreatifitas dan keahlian.

Kabar baiknya, menjaga otak tetap aktif dan tajam seiring bertambahnya usia bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa dilatih. Kuncinya ada pada konsistensi, variasi aktivitas, dan gaya hidup yang sadar.

Berikut cara-cara efektif yang terbukti membantu menjaga kesehatan otak:

1. Aktifkan otak dengan kegiatan kreatif

Menulis, menggambar, merajut, bermain musik, atau membuat konten melatih pembentukan koneksi saraf baru. Aktivitas kreatif membuat otak tetap bekerja secara adaptif, bukan pasif.

2. Belajar hal baru secara rutin

Mempelajari bahasa baru, keterampilan digital, atau membaca topik di luar kebiasaan menantang otak untuk berpikir dengan cara berbeda. Otak yang terus belajar lebih tahan terhadap penurunan fungsi kognitif.

3. Gunakan metode belajar aktif

Belajar tidak cukup hanya membaca. Cobalah menulis ulang, membuat ringkasan, mengajarkan ke orang lain, atau berdiskusi.

Metode active recall dan interleaving terbukti membantu informasi tersimpan lebih lama.

4. Gerakkan tubuh secara teratur

Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki, bersepeda, yoga, atau senam meningkatkan aliran darah ke otak. Tubuh yang aktif membuat otak lebih segar dan fokus.

5. Jaga kualitas tidur

Tidur cukup membantu otak membersihkan racun dan memperkuat memori.

Kurang tidur dalam jangka panjang dapat mempercepat penurunan daya ingat dan konsentrasi.

6. Kelola stres dengan sadar

Stres kronis dapat merusak sel-sel otak. Menulis jurnal, meditasi, dzikir, atau meluangkan waktu untuk hening membantu menenangkan pikiran dan menjaga kejernihan mental.

7. Bangun rutinitas menulis harian

Menulis adalah salah satu olahraga otak paling sederhana dan murah. Menulis refleksi, ide, atau cerita melatih fokus, logika, dan pengelolaan emosi secara bersamaan.

8. Konsumsi nutrisi pendukung otak

Perbanyak konsumsi air putih, sayuran hijau, ikan, dan kacang-kacangan. Kurangi gula berlebih karena pola makan sangat memengaruhi ketajaman berpikir.

9. Jaga dan perluas koneksi sosial

Berbincang, berbagi ide, dan berdiskusi membuat otak aktif secara emosional dan kognitif.

Berinteraksi dengan orang dari latar belakang, budaya, dan sudut pandang berbeda membantu memperluas wawasan dan meningkatkan kecerdasan.

Selain aktivitas harian, penting juga untuk memahami bahwa otak bekerja seperti otot.

Jika jarang digunakan, fungsinya akan melemah. Sebaliknya, semakin sering dilatih dengan cara yang tepat, semakin kuat dan lentur kemampuan berpikir kita.

Inilah mengapa rutinitas sederhana yang dilakukan terus-menerus jauh lebih efektif dibandingkan aktivitas besar yang hanya dilakukan sesekali.

Kebiasaan kecil seperti menulis satu paragraf setiap hari, membaca 10–15 menit sebelum tidur, atau merenungkan pengalaman harian sudah cukup untuk menjaga otak tetap aktif.

Konsistensi inilah yang membentuk daya ingat jangka panjang dan ketajaman berpikir.

Otak tidak membutuhkan tekanan berlebih, tetapi membutuhkan rangsangan yang bermakna dan berulang.

Selain itu, penggunaan teknologi secara sadar juga berperan penting. Alih-alih hanya menjadi konsumen informasi, biasakan diri untuk mengolah kembali apa yang dibaca atau ditonton.

Menyusun catatan, membuat rangkuman, atau membagikan pemahaman kepada orang lain akan memperkuat jaringan saraf dan meningkatkan pemahaman mendalam.

Yang tak kalah penting, miliki sikap mental terbuka terhadap proses belajar di usia berapa pun.

Tidak ada kata terlambat untuk melatih otak. Justru, keinginan untuk terus belajar dan berkembang adalah penanda utama otak yang sehat.

Ketika pikiran tetap ingin tahu, aktif, dan reflektif, otak akan terus bekerja optimal, menemani kita menjalani hidup dengan lebih sadar, jernih, dan bermakna.

Kesimpulan:

Otak tetap muda bukan karena usia, melainkan karena seberapa sering dan bagaimana cara kita menggunakannya.

Semakin sering berpikir, menulis, belajar, bergerak, dan terhubung dengan orang lain, semakin tajam pula daya pikir kita di usia berapa pun.

Merawat otak adalah investasi jangka panjang. Mulailah dari langkah kecil hari ini, karena ketajaman pikiran di masa depan dibentuk dari kebiasaan sederhana yang kita lakukan sekarang.

Referensi:

hendriford.com, 8 Ways To Keep Your Mind Sharp, Hendriford Health Staff, tanggal akses: 18 desember 2025

Inc.com, Neuroscience Just Showed How 1 Type of Activity Stops Your Brain From Aging, Zetlin Minda, tanggal akses 17 desember 2025

 

Amerinny Tri Rezeki
Amerinny Tri Rezekihttp://amerinnytrirezeki.com
Penulis, blogger affiliate, marketer Indscript creative tim Diah Octivita, pernah mengajar taman kanak-kanak, menulis beberapa buku antologi

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles