Hari ini saya menerima sebuah undangan yang membuat hati saya hangat.
Bukan karena acaranya semata, tetapi karena saya tahu, ruang seperti ini selalu menghadirkan pertemuan-pertemuan yang Allah rancang dengan penuh makna.
Sebuah kegiatan yang mempertemukan para tokoh di Jawa Barat dan perempuan-perempuan tangguh. Perempuan yang sadar bahwa kesehatan jiwa dan raga ibu adalah fondasi keluarga, dan keluarga adalah fondasi negeri.
Saya hadir setelah mengajar di SMK 1 dan mengikuti kegiatan dengan seksama dan rasanya seperti benang merah dari perjalanan panjang yang selama ini saya jalani—
tentang ibu, tentang iman, dan tentang tanggung jawab mendidik generasi.
Hari ini juga terasa istimewa karena saya kembali bertemu Ibu Ledia Hanifa. Tokoh tangguh yang pernah berkunjung ke Sekolah Perempuan pada tahun 2014, hari ini kami bertemu kembali dan beliau memaparkan pilar negara yang harus diketahui kami, para perempuan.
Yang membuat saya merasa terharu adalah saya bisa memeluk dan mencium beliau dengan penuh rasa hangat. Bukan sekadar pertemuan formal, tetapi pertemuan dua perempuan yang sama-sama berjalan di jalur pengabdian.
Demikian juga ketika bertemu Ibu Siti Oded, sahabat seperjuangan di dunia perempuan dan kepenulisan, ada rasa intim, rasa saling memahami, tanpa perlu banyak kata.




Siraman menyejukkan datang dari Ustadzah Mimin Aminah, kami diajak berdo’a dengan khusu:
Ya Allah…
Kami para ibu, dengan segala keterbatasan kami, memohon kepada-Mu dengan penuh kerendahan hati.
Jangan Engkau lahirkan dari rahim-rahim kami anak-anak yang kelak menjadi perusak negeri ini.
Jangan Engkau jadikan anak-anak kami orang-orang yang berkhianat pada amanah,
yang menzalimi rakyat, yang merusak dengan kekuasaan dan harta.
Ya Allah, hidupkanlah jiwa kami sebagai ibu yang sadar, ibu yang mendidik dengan iman,
ibu yang menanamkan takut kepada-Mu lebih dari takut kepada manusia.
Kami mohon, ya Allah, jadikan anak-anak kami anak-anak yang bersih hatinya, lurus niatnya, kuat akhlaknya.
Anak-anak yang kelak menjadi penjaga negeri, penjaga keadilan, penjaga amanah.
Ya Allah, terimalah doa para ibu ini.
Angkat derajat kami sebagai muslimat yang taat dan sebagai perempuan yang Engkau ridai.
Masya Allah, persahabatan yang dilandasi niat baik selalu Allah pertemukan kembali di jalan kebaikan.


