Di fase transisi ini, INDSCRIPT memasuki babak baru. Sebuah tahap penting di mana saya mulai menyerahkan banyak tanggung jawab kepada mereka yang siap menjaga, merawat, dan membawa manajemen kami ke level berikutnya.
Tetapi satu hal yang selalu saya yakini: leader born a leader. Pemimpin lahir dari proses yang panjang—dilatih, ditempa, diberi ruang untuk tumbuh.
Karena itu, rangkaian meeting demi meeting yang saya jalani akhir-akhir ini bukan sekadar diskusi teknis. Ia adalah ruang untuk melihat bibit-bibit kepemimpinan muncul dari orang-orang yang sebenarnya sudah lama membersamai saya.
Tidak jauh-jauh mencari talenta baru. Justru orang-orang lama inilah yang saya percaya mampu menjaga ruh INDSCRIPT, karena mereka tumbuh bersama nilai, visi, dan semangat yang kami bangun selama ini.
Saya dan tim melakukan extra set dalam proses ini. Mereka saya upgrade, tidak hanya secara skill teknis, tetapi juga pada ranah leadership dan manajemen. Saya ingin memastikan setiap calon leader memahami bahwa memimpin bukan hanya soal memerintah, tetapi menjaga amanah, membangun budaya, dan memastikan keberkahan setiap keputusan.
Perjalanan ini tentu membutuhkan penguatan. Dibutuhkan strategi yang rinci, visi jangka panjang yang jelas, dan goal besar yang menjadi arah gerak kami. INDSCRIPT bukan sekadar perusahaan; ia adalah rumah yang di dalamnya tertanam nilai dakwah melalui tulisan, value berkah dalam setiap proyek, dan mimpi untuk melahirkan pemimpin baru di dunia penulisan Indonesia.
Dan….saya percaya, mereka—orang-orang yang tumbuh bersama saya—sedang dilatih untuk menjadi pemimpin berikutnya. Karena pemimpin tidak pernah tercipta dalam semalam, tetapi lahir dari proses panjang yang penuh dedikasi.


