Salah satu hal yang membuat saya selalu rindu kembali ke Business Network International adalah kekuatan kolaborasinya.
Saya pertama kali masuk BNI pada tahun 2021, saat masih berfokus sebagai penulis buku biografi dan pelaku jasa penulisan.
Dari sanalah perjalanan kolaborasi saya dimulai—dan yang pertama adalah bersama Pak Joshua Tan, seorang rekan yang membuka banyak pintu dan pengalaman baru di dunia profesional saya, termasuk kemudian saya kolaborasi dengan Ko Denny Santoso hingga kini.
Sepanjang tiga tahun berada di BNI, saya merasakan bahwa kolaborasi lintas chapter bukan hanya rutinitas, tetapi budaya yang hidup.
Setiap pertemuan, setiap one-to-one, dan setiap referral yang diterima selalu mengarah pada hubungan jangka panjang. Bahkan ketika saya memutuskan off dari BNI pada Oktober 2024 untuk bersiap pindah klasifikasi menjadi maklun furnitur, jaringan kolaborasi itu tidak pernah putus.
Hubungan yang dibangun dengan kepercayaan tetap berjalan, tetap hangat, dan tetap saling menguatkan.
Dan ketika saya kembali ke BNI dengan identitas baru sebagai maklun furniture, kolaborasi itu masih melekat begitu kuat.
Itulah yang membuat BNI berbeda. Dengan konsep referral yang berakar pada kepercayaan dan visi saling membantu, BNI tidak hanya mempertemukan orang, tetapi menjaga hubungan mereka untuk jangka panjang.
Di BNI, kolaborasi bukan sekadar proyek; ia adalah perjalanan yang dirajut dengan komitmen, konsistensi, dan niat untuk tumbuh bersama dan saya akan terus merajutnya—insya Allah, untuk waktu yang panjang.


