Infoindscript.com – Rangkasbitung 11 November 2025
Owner adalah pemilik perusahaan baik secara perorangan atau kelompok. Berikut ini adalah tanggung jawab, tugas, dan perbedaan founder dengan CEO. Dalam dunia bisnis istilah owner mungkin bukan hal yang asing, owner adalah pemilik dari perusahaan atau suatu bisnis. Istilah ini sering kali disamakan dengan istilah CEO dan founder, yang merupakan orang penting dalam sebuah perusahaan. Meskipun kerap disamakan, namun ternyata owner, CEO, dan founder merupakan jabatan yang berbeda. Mereka memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda sesuai posisinya. Adapun founder diperuntukkan untuk para pendiri atau pencetus ide usaha. Sementara CEO atau Chief Excutive Officer merupakan posisi yang tertinggi di sebuah perusahaan.
Pengertian Owner
Owner adalah pemilik usaha baik secara perorangan atau kelompok, mereka yang disebut sebagai owner yaitu mereka yang berinvestasi kepada sebuah perusahaan. Owner adalah pemangku finansial suatu bisnis atau perusahaan, biasanya dengan posisi ekuitas dalam organisasi. Mereka berhak atas laba suatu bisnis berdasarkan kepemilikan saham, karena suatu bisnis dapat memiliki banyak pemilik. Owner sebagai seseorang yang berkepentingan dan sering kali menguasai properti. Penguasaan itu dapat berupa sebagai pemilik sah, seseorang yang memiliki hak untuk penggunaan, kendali, atau kepemilikan ekslusif atas properti, maupun pembeli berdasarkan kontrak penjualan properti.
Tanggung Jawab dan Tugas Owner
Dalam hal tanggung jawab, owner biasanya lebih banyak bertanggung jawab terkait operasional bisnisnya. Sehingga tugasnya adalah memastikan apakah operasional bisnis perusahaan memiliki performa yang baik, dan dapat menghasilkan keuntungan. Karena owner lebih banyak berada di posisi strategis, owner bisa menentukan arah pengembangan bisnis. Mereka juga bisa memutuskan cara-cara yang butuh dilakukan untuk mencapai tujuan pengembangan tersebut. Owner memiliki tiga tugas pokok dalam sebuah perusahaan atau bisnis antara lain:
1. Menyediakan Modal
Sebagai pemilik perusahaan owner bertanggung jawab untuk menyediakan dana dan aset. Untuk mendukung operasional serta produksi agar bisnis berjalan dengan lancar.
2. Merancang Strategi Bisnis
Pemilik juga bertugas menyusun rencana strategis, baik jangka pendek maupun panjang. Untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.
3. Menguasai Proses Bisnis
Selain modal dan perencanaan, owner harus memantau operasional bisnis. Termasuk produksi dan kinerja karyawan, pengawasan ini bisa dilakukan secara langsung atau melalui pihak yang dipercayakan.
Perbedaan Owner, Founder, dan CEO
-
Status Jabatan
Apabila owner adalah pemilik usaha baik perorang ataupun kelompok, maka istilah founder diperuntukkan untuk para pendiri usaha. Founder biasanya berperan menjadi owner (pemilik) bahkan ada yang menjadi CEO juga, dalam perusahaan start up biasanya ada istilah co-founder. Mereka adalah orang yang bekerja sama dengan founder untuk menjalankan bisnis. Misalnya seperti menyusun rancangan bisnis, mengatur perusahaan, mencari pendanaan, dan sebagainya. Chief Excutive Officer adalah posisi tertinggi yang ada di sebuah perusahaan, tetapi CEO tidak selalu menjadi pemilik atau pencetus ide bisnis. CEO bertugas untuk memastikan kegiatan harian di perusahaan berjalan lancar.
-
Tanggung Jawab
Owner perusahaan memilih dan menentukan orang lain untuk menjadi CEO perusahaan. Sehingga siapa dan kapan yang mendapatkan status ini nantinya bergantung pada kebijakan owner. Dalam kata lain, status CEO ini bersifat periodik. Adapun tanggung jawab founder yaitu menyusun Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH), untuk memastikan legalitas operasional bisnis yang dibangunnya. Dalam hal ini owner tidak harus berperan banyak, karena seorang owner bisa saja bergabung setelah SABH tersebut disusun.
Jika di posisi ini mereka tidak merangkap sebagai owner, maka pekerjaan juga tidak akan terlalu banyak mengambil peran. Apalagi dalam operasional bisnis, hal ini dikarenakan founder tersebut tidak memiliki kepentingan yang ingin dicapai.
Penutup:
Owner adalah pemilik perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas bisnis, mulai dari pengambilan keputusan strategis, manajemen keuangan, hingga pengawasan operasional. Tugas utama seorang owner adalah menetapkan visi dan misi, membuat peraturan, mengembangkan strategi bisnis, memimpin tim, dan menanggung segala keberhasilan maupun kegagalan bisnis. Sedangkan CEO memiliki tugas untuk memastikan bagaimana kegiatan perusahaan bisa berjalan lancar. Selain itu, CEO bertanggung jawab untuk menciptakan dan mengimplementasikan visi dan misi perusahaan.


