5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Menemukan Kembali Diri: Dari Kesadaran Dosa Menuju Rida Ilahi

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Setelah mengikuti Metanoiac Self Healing, saya semakin menyadari betapa banyaknya dosa dan kesombongan yang telah saya lakukan.

Lalu, saya pun terbangunkan bahwa segala sesuatu itu terjadi atas izin Allah. Apapun yang terjadi saat ini adalah atas izin-Nya.

Dua hal itu, Masya Allah, membuat saya tidak pernah berhenti meneteskan air mata setelah mengikuti dua hari kegiatan MSH.

Setiap kali menceritakan hal ini saya menangis. Di kantor bersama team, saya menangis. Saat pendampingan para penulis di Sales Academy, saya menangis. Hari ini ditelpon Teh Nur, guru saya, saya kembali menangis.

Ini benar-benar sebuah hal yang membuat saya merasa bahwa di sinilah saya semakin menguatkan diri. Bahwa apapun yang terjadi pada kita, itu adalah kesalahan kita. Dan Allah mengambil apa yang terlalu kita Tuhankan. 18 tahun saya menuhankan bisnis dan di usia menuju 17 tahun bisnis, Allah mencabut kenikmatan di bisnis ini. Bisnis saya berjalan menuju 18 tahun dengan terseok-seok. Ini dosa saya!

Ya, membuat saya menangis adalah kesadaran bahwa begitu banyak dosa yang telah saya lakukan. Namun, ironisnya, dalam setiap masalah yang datang, saya selalu bertanya, ‘Saya salah apa?’ Naudzubillahimin dzalik.

Kesadaran inilah yang membuat saya merasa bahwa pengalaman ini harus saya ceritakan kepada lingkaran terkecil hidup saya: keluarga, team, para penulis yang kami bimbing, sahabat, agar cerita ini bisa menjadi sebuah pembelajaran. Janganlah sombong dengan setiap pencapaian dan saya sombong, lalu Allah mengambil pencapaian ini.

Insya Allah, dengan sedikit demi sedikit pemahaman, ilmu, dan bimbingan dari guru-guru syariah, jika kelak Allah memberikan pencapaian kembali, pada saat itu Allah rida dan saya sudah bisa menerima amanah itu dengan sangat baik.

Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi semua. Ketika kita sedang dalam kondisi jatuh, Allah menjatuhkan kita untuk kembali bangkit dan melangkah hanya kepadaNya, bukan kepada manusia lainnya atau ego dirinya sendiri. Hanya kepada Allah saja.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles