Bank Sampah Bersinar bukan karena sekadar ingin mengelola sampah, tapi karena BSB ingin menyalakan harapan—bahwa dari sampah pun bisa lahir perubahan besar.
Pada Sabtu, 1 November 2025, BSB menghadiri Talkshow Transformasi Tata Kelola Persampahan Berbasis Digital di Auditorium Telkom University.

Di acara tersebut BSB berbagi kisah tentang bagaimana langkah-langkah kecil yang telah dilakukan kini mulai terhubung dengan sistem digital: dari pencatatan transaksi, data nasabah, hingga sistem reward yang transparan dan bisa dipantau semua pihak.
Transformasi ini penting. Dunia sudah bergerak cepat, dan pengelolaan sampah pun harus ikut beradaptasi. Kami percaya, kolaborasi dengan dunia akademik seperti Telkom University bisa menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih bersih dan cerdas.
Bersama para penggerak lingkungan lain seperti Ahmad Efrizal dari DLH Jawa Barat dan Eva Yohana dari Forum Bank Sampah Jabar, kami belajar bahwa perubahan tidak bisa berjalan sendiri—ia harus digerakkan bersama. Bank Sampah Bersinar ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton dari tumpukan masalah.
Di acara yang dihadiri sekitar 50 pengelola bank sampah itu, kami merasakan energi yang sama: semangat untuk menyalakan kebaikan lewat inovasi dan kesadaran baru.

Kini, BSB melangkah dengan keyakinan baru bahwa bersih bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal sistem yang rapi, transparan, dan berkeadilan. Dengan teknologi dan hati yang tulus, Bank Sampah Bersinar ingin terus menjadi sinar kecil yang menerangi bumi.


