5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Dari Kata ke Penampilan: Gerakan Literasi Islami yang Menyeluruh

“Ilmu tanpa adab ibarat api tanpa cahaya. Ia panas, tapi tak memberi penerangan.”

Sebagai seorang muslimah, saya percaya bahwa setiap hal yang kita lakukan harus berlandaskan pada apa yang Allah kehendaki — termasuk dalam hal berbicara, berpakaian, dan berperilaku.

Saya bisa dibilang memiliki posisi yang Allah amanahkan sebagai pengajar di dunia literasi. Di banyak kesempatan, saya berdiri di depan orang lain untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan semangat. Tapi di balik itu semua, saya selalu berdoa, “Ya Allah, jadikan setiap kata yang keluar dari lisanku sebagai jalan dakwah yang Engkau ridai.”

Dan saya pun tersadar, literasi Islami tidak berhenti di tulisan atau kata-kata saja. Ia harus menyatu dalam seluruh aspek kehidupan. Dari cara kita berbicara, yang lembut dan beradab, hingga cara kita berpakaian, yang menjadi bentuk ketaatan kepada Allah.

Perjalanan ini membawa saya pada satu titik penting: memperbaiki pakaian saya.
Saya mulai memakai khimar panjang yang menutup dada, lembut, nyaman, dan tetap indah dipandang.

Awalnya, saya menemukan satu model khimar yang benar-benar membuat saya jatuh cinta — panjang, ringan, dan elegan. Tapi ketika saya mencoba mencari lagi model yang serupa, tak ada satu pun yang benar-benar sama.

Akhirnya saya berpikir, mengapa tidak saya jahit sendiri? Saya membuat khimar ini sesuai kebutuhan saya, dengan beberapa modifikasi yang lebih syar’i dan tetap praktis untuk aktivitas. Saya memakainya ke mana pun — menjadi pembicara hingga menghadiri pertemuan bisnis.

Masya Allah, banyak yang bertanya dan tertarik. Ada yang berkata, “Aku mau juga seperti itu. Nyaman, anggun, dan sesuai syariah.”
Saat itulah saya merasa, inilah bentuk lain dari dakwah — dakwah melalui penampilan.

Gerakan Literasi Islami

Saya percaya, gerakan literasi Islami harus menyeluruh.
Bukan hanya tentang menulis kalimat-kalimat inspiratif, tapi juga tentang bagaimana setiap tindakan kita — dari ucapan, gaya hidup, hingga pakaian — menjadi wujud nyata dari nilai-nilai Islam yang kita tulis dan kita ajarkan.

Karena sejatinya, setiap muslim adalah penulis. Kita semua sedang menulis kisah di hadapan Allah. Dan semoga kisah itu kelak dibaca sebagai kisah ketaatan.

“Jadikan setiap langkahmu tulisan, setiap pakaianmu dakwah, dan setiap kata-katamu cermin keimanan.”

Noted: Dibantu AI kini saya memiliki banyak foto menarik dari desain Khimar yang saya gunakan, Masya Allah

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles