Infoindscript.com – Kediri, 24 Oktober 2025
Di tengah hiruk pikuk Kota Bekasi yang modern dan padat aktivitas, berdiri sebuah lembaga pendidikan yang menjadi oase bagi tumbuhnya semangat belajar dan berkarya, Sekolah Ceruni. Sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar formal, tetapi juga sebagai ruang inspiratif yang menumbuhkan karakter, nilai, dan kreativitas peserta didik.
Baru-baru ini, Sekolah Ceruni menjadi tuan rumah bagi sebuah kegiatan bermakna: Gerakan Literasi Indonesia, yang merupakan bagian dari Gerakan Literasi Islami yang digagas oleh Indscript Creative. Kegiatan ini menghadirkan dua sosok inspiratif, yaitu Ibu Neni Herlina (penulis buku Indonesia Cerdas) dan Ibu Dina Novita (penulis buku cerita anak), untuk mengajak para siswa mencintai dunia membaca dan menulis melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
Literasi di Tengah Kehidupan Kota
Sebagai sekolah yang berlokasi di pusat kota, Sekolah Ceruni memegang teguh prinsip bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga fondasi bagi pembentukan karakter dan daya pikir kritis siswa.
Sejak awal berdirinya, sekolah ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan holistik. Proses pendidikan di Sekolah Ceruni tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual.
Para pendidik di sekolah ini berperan ganda, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga mentor dan sahabat bagi siswa. Mereka memahami bahwa setiap anak memiliki potensi yang unik, dan tugas pendidik adalah membantu potensi itu tumbuh seutuhnya. Dengan pendekatan personal, setiap murid didorong untuk mengenali keunggulan dirinya dan mengembangkan kepercayaan diri dalam berkarya.
Gerakan Literasi Islami Hadir dengan Semangat Kolaboratif
Kehadiran Gerakan Literasi Islami di Sekolah Ceruni menjadi bukti nyata bahwa literasi dapat tumbuh melalui kolaborasi. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 siswa dengan penuh semangat mengikuti sesi interaktif bersama para penulis dari Indscript Creative.
Melalui kegiatan menulis kreatif dan berbagi pengalaman, anak-anak diperkenalkan pada dunia literasi yang menyenangkan, jauh dari kesan kaku atau membosankan. Mereka diajak untuk menulis dari hati, mengekspresikan ide-ide sederhana, serta memahami bahwa tulisan bisa menjadi sarana untuk berbagi nilai kebaikan.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca dan tulis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting bagi tumbuhnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.
Peran Sekolah Ceruni dalam Mendorong Literasi
Keterlibatan Sekolah Ceruni dalam gerakan ini tidak lepas dari dukungan dan inisiatif Ibu Herlinda, perwakilan sekolah yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap penguatan budaya literasi di lingkungan pendidikan. Respon cepat beliau dalam menyambut kegiatan ini menunjukkan bahwa sekolah memiliki komitmen kuat untuk menjadi bagian dari perubahan positif dalam dunia pendidikan.
Sementara itu, Ibu Neni Herlina menyampaikan pandangannya bahwa gerakan literasi perlu terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan, terutama di sekolah-sekolah dasar. Menurutnya, literasi bukan hanya kegiatan sementara, tetapi sebuah gerakan jangka panjang yang menumbuhkan kebiasaan berpikir reflektif dan kreatif sejak dini.
Melalui kegiatan seperti ini, siswa dilatih untuk tidak sekadar memahami isi bacaan, tetapi juga untuk menginterpretasikan, menulis ulang, dan mengekspresikan ide mereka dengan bahasa sendiri. Inilah bentuk literasi yang sesungguhnya, literasi yang menggerakkan dan membentuk karakter.
Membangun Generasi Literat dan Religius
Gerakan Literasi Islami yang diinisiasi oleh Indscript Creative memiliki tujuan utama untuk menghidupkan literasi sebagai bagian dari ibadah dan dakwah modern. Dalam pandangan gerakan ini, menulis bukan hanya aktivitas intelektual, tetapi juga amal jariyah yang terus mengalirkan manfaat bagi pembacanya.
Kegiatan di Sekolah Ceruni menunjukkan bahwa literasi dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan, adaptif, dan relevan dengan usia anak-anak. Melalui cerita, permainan bahasa, dan latihan menulis sederhana, nilai-nilai Islam dapat diserap dengan alami tanpa harus dipaksakan.
Dengan cara ini, literasi bukan hanya alat untuk mencerdaskan pikiran, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kepekaan hati dan kesadaran spiritual. Anak-anak belajar bahwa setiap kata yang mereka tulis memiliki makna, dan setiap tulisan bisa menjadi bagian dari kontribusi mereka untuk kebaikan.
Penutup
Kegiatan Gerakan Literasi Islami di Sekolah Ceruni merupakan bukti bahwa semangat membaca dan menulis dapat tumbuh di mana saja, bahkan di tengah kehidupan kota yang serba cepat dan modern. Sekolah Ceruni berhasil menjadi contoh bagaimana lembaga pendidikan dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkaya pengalaman belajar siswanya.
Gerakan ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian kegiatan literasi berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Melalui kerja sama yang solid antara sekolah, komunitas penulis, dan lembaga literasi seperti Indscript Creative, semangat literasi Islami dapat terus menyala dan menjadi gerakan nasional yang membawa keberkahan.
Karena sesungguhnya, membaca adalah jalan untuk memahami dunia, dan menulis adalah cara untuk meninggalkan jejak kebaikan di dalamnya.***


