5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Menulis Sebagai Dakwah: Menghidupkan Gerakan Literasi Islam di Sekolah

Dakwah tidak selalu harus lewat ceramah atau mimbar. Di era digital ini, menulis juga bisa menjadi sarana dakwah yang kuat menyebarkan nilai-nilai Islam dengan cara yang luas, mendalam, dan bahkan abadi.

Tulisan yang lahir dari hati mampu menyentuh banyak jiwa, menginspirasi perubahan, dan menjadi amal jariyah yang tak pernah putus.

Penelitian di sekolah-sekolah melansir dari. Peneliti menulis setelah mewawancarai beberapa siswa bahwa minat mereka terhadap kegiatan menulis kurang karena faktor lingkungan, tidak ada sarana untuk menarik minat siswa, kegiatan membaca dan menulis kurang menarik.

Ilustrasi muslimah menulis

Seharusnya guru melakukan pendekatan dalam mendampingi siswa, penggunaan media pembelajaran dengan permainan, agar siswa dapat memahami pelajaran dengan mudah, memahami apa yang mereka baca.

Minat menulis yang menarik, memudahkan siswa memahami pelajaran, menjadi lebih efektif, mudah memahami informasi, menganalisis data-data, media pembelajaran menurut Hamalik dalam Arsyad, 2011: 15-16.

Salah satu gerakan yang membawa semangat ini adalah Gerakan Literasi Islam, sebuah inisiatif dari Komunitas Indscript Creative yang berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Penerbit Bitread, Bank Sampah Bersinar, Komunitas Joeragan Artikel, Ciomy, Dian Global Tech dan masyarakat yang sudah berdonasi buku untuk kebutuhan sekolah dan lainnya.

Gerakan ini hadir ke sekolah-sekolah untuk mengajak siswa dan guru membiasakan diri membaca dan menulis setiap hari. Mereka juga mengadakan workshop menulis dan sesi latihan journaling yang hangat dan menyenangkan.

Salah satu kegiatan yang menarik adalah workshop bertajuk “Saat Aku Tahu Allah Tak Pergi” di mana para peserta diajak menulis dari hati, mengenal Allah lebih dekat melalui kata-kata, dan menumbuhkan rasa syukur lewat tulisan.

Sekolah yang ikut serta juga mendapatkan paket buku antologi hasil karya komunitas sebagai bagian dari gerakan ini. Tak hanya itu, berbagai kegiatan online dan offline terus digalakkan untuk menumbuhkan semangat literasi islami di kalangan pelajar, guru, hingga orang tua.

Mengapa Membaca dan Menulis Itu Penting?

Untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa, guru dan orang tua punya peran besar dalam menumbuhkan minat baca sejak dini.

Membaca bukan sekadar mengenal huruf atau mengejar tugas sekolah tapi cara untuk melatih imajinasi, memperkaya kosakata, dan memperdalam cara berpikir.

Anak yang rajin membaca biasanya akan lebih mudah menuangkan ide ke dalam tulisan. Karena setiap tulisan yang baik lahir dari hasil membaca yang mendalam.

Di sekolah, kegiatan membaca dan menulis bisa dilakukan dengan sederhana. Guru dapat mendampingi siswa untuk membaca, berdiskusi, merenungkan isi bacaan, lalu menuliskannya kembali dengan pemahaman mereka sendiri.

Seperti kata Suyoto (2014), Menulis adalah proses berpikir yang telah diolah secara matang dari apa yang dibaca. Dengan kata lain, menulis adalah buah dari membaca dan refleksi.

Tips Praktis Menumbuhkan Minat Literasi di Sekolah dan Rumah

Ada beberapa tips menumbuhkan minat literasi di Sekolah dan di rumah, yaitu:

1. Sediakan waktu membaca setiap hari minimal 15–30 menit.

2. Biarkan anak menulis bebas tentang apa pun yang ia baca atau rasakan.

3. Buat “pojok literasi” di kelas atau rumah sebagai tempat nyaman untuk membaca.

4. Ajak berdiskusi santai tentang isi buku atau artikel yang dibaca.

5. Gunakan media yang menarik seperti komik islami, jurnal harian, atau storybook interaktif.

Menulis sebagai Dakwah yang Menginspirasi

Menulis adalah salah satu bentuk dakwah yang sangat efektif karena:

* Jangkauannya luas dan abadi. Tulisan bisa dibaca kapan saja dan oleh siapa saja, bahkan setelah penulisnya tiada.

* Menyentuh kalangan terpelajar. Gaya dakwah melalui tulisan sering kali lebih diterima karena menghadirkan logika dan refleksi.

* Memperkuat argumen. Melalui tulisan, kita bisa menyusun pesan dakwah dengan dalil dan sumber terpercaya.

* Membangun gerakan literasi Islam. Setiap tulisan yang bernilai kebaikan ikut memperkuat budaya literasi yang berakar pada nilai-nilai Islam.

Gerakan Literasi Islam: Aksi Nyata dari Kata ke Karya

Gerakan Literasi Islam bukan hanya tentang membaca buku, tapi juga tentang membangun kesadaran dan cinta terhadap ilmu.

Langkah kecil seperti menulis catatan refleksi setelah membaca, berbagi tulisan di media sosial, atau mengikuti kelas menulis Islami sudah menjadi bagian dari dakwah.

Gerakan literasi islam Indscript Creative bertujuan untuk menjadikan tulisan sebagai literasi yang dapat menginspirasi ilmu, nilai-nilai Islam.

Membuat penulis muslim yang beradab, bergerak untuk kalangan pelajar dan santri di pesantren.

Gerakan literasi ini hadir untuk menumbuhkan semangat menulis di kalangan pelajar dan santri, agar lahir lebih banyak penulis Muslim yang beriman, berilmu, dan beradab.

Setiap tulisan menjadi bagian dari dakwah, menguatkan akidah dan akhlak lewat karya yang bernilai.

Di sinilah ruang kolaborasi antara penulis, penerbit, dan pembaca Muslim dibangun bukan sekadar berbagi karya, tapi juga berbagi keberkahan dan ilmu.

Gerakan literasi ini hadir untuk menumbuhkan semangat menulis di kalangan pelajar dan santri, agar lahir lebih banyak penulis Muslim yang beriman, berilmu, dan beradab.

Setiap tulisan menjadi bagian dari dakwah, menguatkan akidah dan akhlak lewat karya yang bernilai. Di sinilah ruang kolaborasi antara penulis, penerbit, dan pembaca Muslim dibangun bukan sekadar berbagi karya, tapi juga berbagi keberkahan dan ilmu.

Kegiatan-Kegiatan Gerakan Literasi Islam di Komunitas Indscript Creative

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan Indscript Creative dalam gerakan literasi islam, yaitu:

Kami juga percaya, literasi adalah amal jariyah. Melalui berbagai program seperti

* Kelas Literasi Islami, pelatihan menulis bernilai dakwah bagi pemula, serta

* Gerakan 1 Buku 1 Amal untuk donasi buku ke sekolah dan pesantren. Ada pula Podcast Literasi Islami yang menghadirkan penulis dan tokoh inspiratif.

* Pekan Literasi Islami Nasional sebagai wadah kampanye dan lomba menulis bertema Islam.

* Mentorship dakwah menulis untuk membimbing penulis baru agar tulisannya membawa manfaat.

Komunitas Penulis Islami juga dibentuk sebagai ruang tumbuh bersama tempat ukhuwah, taawun, dan semangat menulis Islami yang terus berkelanjutan.

Gerakan ini berpegang pada nilai-nilai utama: tauhid, keberkahan, kejujuran, keilmuan, kolaborasi, dan dakwah bil qalam.

Karena menulis bukan sekadar mencatat kata, tapi menanam pahala yang bisa terus mengalir.

* Mengadakan kelas-kelas menulis artikel, menulis quote, kelas nulis kisah dan lainnya.

Penutup:  Setiap Kata Bisa Jadi Amal

Gerakan Literasi Islam adalah ajakan untuk kembali mencintai ilmu, membaca dengan hati, dan menulis dengan niat. Karena dalam setiap huruf yang ditulis dengan keikhlasan, tersimpan pahala yang mengalir tanpa henti. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”* (HR. Ahmad). Mari kita mulai dari sekarang menulis bukan sekadar hobi, tapi ibadah dan dakwah. Satu tulisan kecil bisa jadi cahaya bagi banyak hati.

Menulis adalah sarana dakwah yang powerful untuk membangun gerakan literasi Islam. Dengan tulisan, kita dapat menyebarkan nilai-nilai Islam secara kreatif, sistematis, dan berkelanjutan. Setiap muslim yang mampu menulis memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam gerakan ini.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ahmad)

Ayo, mulai menulis dan jadikan setiap kata sebagai pahala yang mengalir!

Referensi:

bbgpdiy.kemdikbud.go.id/artikel/2023/07/25/minat-menulis-siswa/Kholifah Armi, tanggal akses 19 Oktober 2025

Channel telegram penulis Indscript creative, Indari Mastuti, tanggal tayang 17 Oktober 2025

Amerinny Tri Rezeki
Amerinny Tri Rezekihttp://amerinnytrirezeki.com
Penulis, blogger affiliate, marketer Indscript creative tim Diah Octivita, pernah mengajar taman kanak-kanak, menulis beberapa buku antologi

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles