5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

AI, Inovasi, dan Jalan Dakwah di Era Baru

“Setiap zaman punya ujiannya, tapi juga punya jalannya menuju keberkahan — tergantung pada bagaimana kita memilih untuk menapakinya.”

Saya selalu percaya bahwa perubahan adalah tanda kehidupan. Dan di era ini, perubahan itu datang dalam wujud kecerdasan buatan — Artificial Intelligence (AI).

Banyak orang yang takut pada AI, menganggapnya ancaman, bahkan sebagian merasa pekerjaannya akan digantikan. Tapi di INDSCRIPT, saya justru memandang AI sebagai partner bertumbuh.

Saya meminta semua tim yang berada di garda depan untuk belajar tentang AI. Mulai dari desainer, video editor, hingga penulis konten — semua saya dorong untuk mengeksplorasi 30 menit per hari bersama AI. Bukan sekadar tahu, tapi memahami bagaimana AI bisa menjadi sahabat kerja yang membantu mereka berinovasi lebih cepat, lebih efisien, dan tentu saja lebih bernilai.

Hasilnya luar biasa. Tim yang dulunya butuh waktu berjam-jam untuk mengerjakan satu tugas kini bisa melakukannya dalam hitungan menit. Ide desain mengalir lebih cepat. Video bisa lebih kreatif tanpa kehilangan sentuhan manusia. Justru AI membuat mereka lebih fokus pada nilai utama: makna di balik setiap karya.

Saya sadar, Allah tidak menurunkan sesuatu tanpa hikmah. Jika dulu manusia digerakkan dengan pena, lalu mesin cetak, kini Allah memberi kita teknologi sebagai bagian dari peradaban yang harus dimanfaatkan.

AI bukan sekadar alat; ia adalah amanah baru. Tugas kita adalah memastikan teknologi ini tidak menjauhkan dari iman, tapi justru mendekatkan pada dakwah.

Di INDSCRIPT, setiap inovasi harus kembali pada satu prinsip: berkarya dengan nilai syariah. Artinya, apa pun bentuk kemajuan yang kami ikuti — termasuk AI — harus mengandung niat baik, kebermanfaatan, dan kebaikan yang menular.

Bagi saya, AI adalah cerminan dari kebesaran Allah yang mengajarkan manusia ilmu demi ilmu. Maka, bukankah tugas kita adalah terus belajar dan beradaptasi, agar setiap pengetahuan yang datang bisa menjadi sarana menuju ridha-Nya?

“Jangan takut pada perubahan, takutlah jika kita berhenti belajar. Karena di setiap ilmu baru, Allah sedang membuka jalan baru untuk dakwah dan keberkahan.”

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles