5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Mengenal Komponen Darah dan Fungsinya Bagi Tubuh

Infoindscript.com – Rangkasbitung, 17 Oktober 2025

Darah yang berperan penting dalam sistem peredaran darah manusia, yaitu sebagai pembawa oksigen dan beragam nutrisi ke seluruh tubuh. Selain itu, darah juga mengangkut sisa metabolisme dan zat beracun untuk dikeluarkan dari tubuh. Serta membantu organ tubuh bisa berfungsi dengan baik, pentingnya peran darah dalam tubuh tidak terlepas dari fungsi setiap komponen darah yang meliputi sel darah dan plasma. Darah terdiri dari empat komponen, yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma darah. Setiap komponen darah tersebut memiliki fungsi yang berbeda, seperti mengantarkan oksigen dan membantu proses penyembuhan luka.

Mengenal Komponen Darah dan Fungsinya

Sebelumnya telah disebutkan bahwa darah terdiri dari empat komponen, yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan plasma. Keempatnya memiliki fungsi penting untuk tubuh, berikut ini adalah penjelasannya:

1. Sel Darah Merah

Sel darah merah rata-rata memiliki usia 120 hari atau 4 bulan, setiap harinya tubuh memproduksi sel darah baru melalui sumsum tulang untuk menggantikan sel yang sudah mati. Sel darah mengandung hemoglobin, yaitu protein yang memberikan warna merah pada darah dan berfungsi untuk mengikat oksigen agar bisa dibawa oleh darah ke seluruh tubuh. Oksigen akan dijadikan energi dan menyisakan karbon dioksida sebagai produk limbah, kemudian karbon dioksida dibawa sel darah merah kembali ke paru-paru untuk dikeluarkan melalui embusan napas.

2. Sel Darah Putih

Komponen darah lainnya adalah leukosit atau sel darah putih, meski jumlahnya tidak sebanyak sel darah merah. Leukosit memiliki peran penting dalam menjaga sistem kekebalan dan melindungi tubuh dari infeksi. Untuk menjalankan peranannya sebagai pertahanan utama terhadap infeksi, sel darah putih terbagi menjadi lima jenis yaitu:

  • Limfosit, terdiri dari sel T yang menyerang penyebab infeksi secara langsung dan sel B yang menghasilkan antibodi.
  • Basofil, bertugas menghasilkan senyawa peradangan seperti histamin.
  • Neutrofil, berperan melawan virus atau bakteri penyebab infeksi ketika mikroorganisme tersebut masuk ke dalam tubuh.
  • Eosinofil, berperan dalam membunuh parasit, menghancurkan sel kanker, dan membantu kerja basofil.
  • Monosit, bertugas menelan sel darah yang mati atau rusak dan melawan infeksi dari luar.

Dalam keseluruhan jenis sel darah putih, neutrofil memiliki jumlah paling banyak sekitar 50-70% dari total keseluruhan sel. Meski memiliki masa hidup kurang dari satu hari, sumsum tulang selalu memproduksi neutrofil untuk melindungi tubuh dari infeksi.

3. Trombosit

Trombosit adalah sel kecil yang berbentuk oval, dan berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Ketika pembuluh darah pecah atau luka, trombosit akan berkumpul di area tersebut untuk menutup luka. Usia trombosit hanya sekitar sembillan hari. Ketika sel mati, tubuh akan segera menggaantikannya dengan sel baru yang diproduksi oleh sumsum tulang. Jumlah trombosit yang berlebihan, dapat menyebabkan pembekuan darah sehingga bisa memicu terjadinya stroke atau serangan jantung.

4. Plasma Darah

Plasma darah adalah cairan berwarna kekuningan yang berfungsi untuk mengangkut sel darah keseluruh tubuh. Cairan ini merupakan komponen darah terbanyak dengan jumlah 50% dari keseluruhan komposisi darah, plasma darah mengandung banyak protein. Salah satunya albumin, kandungan ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan agar tidak merembes dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan. Beberapa fungsi plasma lainnya adalah membantu tubuh pulih dari cedera, membuang limbah, melarutkan nutrisi, menjaga tekanan darah, mencegah infeksi, dan mengatur suhu tubuh.

Penutup:

Empat darah adalah plasma, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan trombosit (keping darah). Fungsinya adalah bervariasi, plasma mengangkut sel darah dan nutrisi, sel darah merah membawa oksigen, sel darah putih melawan infeksi dan kekebalan tubuh, serta trombosit membantu pembekuan darah saat luka. Keempat komponen darah berperan penting dalam tubuh. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Langkah lainnya yang dapat dilakukan untuk menjaga komponen darah agar tetap sehat adalah berolahraga secara rutin, menjaga berat badan ideal, dan menjaga kebersihan agar tidak mudah terkena infeksi.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles