Ada momen-momen yang membuat saya benar-benar yakin, bahwa setiap silaturahmi tak pernah hadir tanpa alasan. Hari ini, saya kembali bertemu dengan seseorang yang dulu pernah berjalan bersama di awal langkah INDSCRIPT — Tendi Murti, CEO KMO Indonesia.
Saya masih ingat jelas tahun 2008, ketika Tendi bergabung sebagai penulis internal kami. Saat itu ia masih mahasiswa, penuh semangat dan cita-cita besar di dunia literasi. Waktu berlalu, kami menapaki jalan masing-masing. Dan kini, setelah 17 tahun, kami bertemu kembali — bukan sebagai mentor dan murid, tapi sebagai dua penggerak literasi yang sama-sama ingin membawa perubahan.
Pertemuan ini bukan sekadar reuni, tapi titik nyala baru: kolaborasi antara INDSCRIPT dan KMO Indonesia dalam Gerakan Literasi Islami.
Kami sama-sama percaya bahwa literasi bukan hanya tentang menulis, tapi tentang membangun peradaban, menguatkan iman, dan menebar kebaikan lewat pena.
Gerakan Literasi Islami kini tak lagi berjalan sendiri. Ia bertumbuh dengan semangat Pentahelix — konsep kolaborasi lima unsur kekuatan:
Pemerintah yang memberi arah dan dukungan regulasi,
Akademisi yang menjadi sumber ilmu,
Bisnis yang memperkuat keberlanjutan,
Komunitas yang menggerakkan dari hati,
Media yang menyebarkan pengaruh dan inspirasi.
Dan hari ini, kami menambahkan satu unsur yang menyatukan semuanya: cinta terhadap literasi yang bernilai ibadah.
Insya Allah, kolaborasi ini akan membawa Gerakan Literasi Islami melangkah lebih luas — ke sekolah, universitas, bahkan ke ruang-ruang publik yang haus makna. Karena saya percaya, ketika dua kekuatan bertemu dengan niat yang sama, maka langit pun ikut bergetar menyambut lahirnya perubahan besar.
✨ Menuju 2030, dunia literasi Islami akan menjadi cahaya yang menuntun generasi penulis beriman, berilmu, dan berdampak.


