Masih bingung dengan manfaat dan cara kerja bank sampah? Ada berbagai cara mengatasi pencemaran lingkungan karena sampah, salah satunya dengan memanfaatkan bank sampah. Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak sampah yang dihasilkan. Salah satu cara kreatif adalah mengelola sampah melalui bank sampah. Bank sampah merupakan konsep pengumpulan sampah anorganik yang masih bernilai ekonomis, seperti plastik, kaleng, kertas dan lain-lain yang merupakan salah satu penerapan prinsip sirkular ekonomi.
Bank sampah tidak hanya bersifat sebagai wadah untuk menampung sampah yang siap di daur ulang. Sebagai bentuk kepedulian untuk terhadap salah satu permasalahan yaitu sampah, sampah yang semakin banyak tentu akan menimbulkan masalah. Sehingga memerlukan pengeolahan seperti membuat sampah menjadi bahan yang berguna, pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menangani sampah, dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pengertian Bank Sampah
Bank sampah adalah sebuah tempat dengan konsep penampungan sampah kering, atau anorganik yang menggunakan manajemen seperti perbankan. Dengan kata lain, pihak penyetor dalam hal ini: masyarakat diberi buku tabungan, dan menabung sampah di bank sampah tersebut. Beberapa bank sampah tidak hanya menggunakan uang untuk menggantikan sampah yang disetor, ada juga bank sampah yang menggunakan sembako. Seperti minyak goreng, beras, dan lain-lain. Caranya kerjanya pun sama, sampah yang ditabung akan dikalkulasi dibuku tabungan, lalu suatu saat bisa ditukarkan dengan sembako.
Manfaat Bank Sampah untuk Lingkungan
Keberadaan bank sampah dapat memberikan banyak manfaat, baik untuk nasabah maupun lingkungan sekitar. Dengan memutuskan untuk menjadi nasabah bank sampah, kita harus sudah turut mendukung pelestarian lingkungan. Beberapa cara agar mengetahui seputar manfaat bank sampah adalah sebagai berikut:
1. Mencegah Pencemaran Lingkungan
Kita harus mengetahui bahwa sampah yang tidak bisa terurai akan mencemari lingkungan. Bahkan sampah plastik yang berakhir di laut dapat mencemari laut, berserta makhluk hidup yang ada di dalamnya. Gerakan memilah sampah dan menyetorkan ke bank sampah, dapat memberikan konstribusi untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat sampah yang tidak bisa terurai.
2. Mengurangi Penumpukan Sampah
Beberapa jenis sampah yang bisa terurai dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, ada juga sampah yang sulit terurai. Salah satunya adalah sampah plastik, usaha kita dalam mengumpulkan sampah plastik dan menyetorkan ke bank sampah. Dapat mengurangi penumpukan sampah secara efektif.
3. Berfungsi Sebagai Sosial Ekonomi Masyarakat
Dengan adanya bank sampah dapat mendorong niat masyarakat untuk mengelola sampah secara tepat dengan cara memilah sampah, sehingga menumbuhkan rasa cinta dan peduli pada lingkungan. Selain itu dengan adanya bank sampah dapat membantu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, bank sampah memberikan peluang pekerjaan dan memberikan penghasilan tambahan.
Cara Kerja Bank Sampah
Sudah mengetahui garis besar tentang pengertian bank sampah, kini saatnya kita mengenal lebih jauh tentang cara kerja bank sampah. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mempertanyakan pengelolaan bank sampah, bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengira bahwa bank sampah tidak mendatangkan keuntungan apapun. Selain untuk pemilik sampahnya sendiri, beberapa langkah-langkah yang menjadi penyetor bank sampah serta cara kerja dari bank sampah itu sendiri. Langkah-langkah menjadi penyetor bank sampah dan cara kerja dari bank sampah itu sendiri antara lain:
- Daftarkan diri terlebih dahulu sebagai nasabah bank sampah. Pilihlah bank sampah terdekat dengan tempat tinggal agar kita tidak merepotkan.
- Memilah sampah sebelum disetorkan, dalam hal ini nasabah harus memilah sampah organik dan sampah anorganik. Bank sampah hanya menerima sampah kering saja, kemaslah sampah tersebut dengan rapi sebelum dibawa ke bank sampah.
- Pastikan kita sudah membawa buku tabungan agar pihak bank sampah bisa mencatat jumlah sampah yang disetorkan.
- Sampah yang kita bawa akan ditimbang, pihak bank sampah akan menghitung nilai sampah tersebut dan akan dicatat di buku yang kita bawa.
- Selanjutnya, sampah yang sudah ditampung oleh bank sampah akan didaur ulang kembali. Menjadi biji plastik atau benda-benda lain yang lebih bermanfaat.
Uang tabungan hasil bank sampah bisa ditarik kapapun. Namun, sebaiknya tarik uang ketika jumlahnya sudah cukup besar. Agar kita dapat merasakan manfaat menjadi nasabah di bank sampah.
Penutup:
Pentingnya bank sampah terletak pada perannya dalam mengurangi volume sampah yang di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Menciptakan nilai ekonomi dari sampah melalui daur ulang, dan meningkatkan kesadaran lingkungan sehingga kualitas hidup masyarakat. Melalui edukasi dan menyediakan lapangan kerja, bank sampah dapat berkontribusi pada pelestarian sumber daya alam dan pembentukan ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Dalam mencegah pencernaan lingkungan dengan menjadi nasabah atau pengelola sampah, usaha kecil ini akan memberikan dampak yang sangat besar untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan.


