Infoindscript.com – Rangkasbitung, 01 Januari 2026
Asuransi kesehatan untuk orang tua dapat memberikan perlindungan serta pelayanan kesehatan, baik sebagai langkah pencegahan maupun pengobatan. Pasalnya, orang tua lebih berisiko terkena berbagai penyakit, seperti diabetes dan stroke. Selain itu, lansia juga lebih rentan terjatuh karena kondisi tubuhnya yang mulainya melemah dan kurangnya keseimbangan. Oleh karena itu, asuransi kesehatan dibutuhkan agar tabungan yang sudah dikumpulkan tidak habis hanya untuk biaya berobat. Asuransi kesehatan untuk orang tua juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga lansia agar tetap sehat, mandiri, serta produktif secara sosial dan ekonomi.
Hal yang Harus Dilakukan Saat Memilih Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua
Secara umum batasan usia maksimal untuk mendaftar asuransi kesehatan di Indonesia adalah 70-75 tahun, bahkan ada asuransi yang tanpa usia maksimal dengan ketentuan premi khusus. Namun, sebelum memutuskan untuk memilih salah satu asuransi kesehatan untuk orang tua. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu, yaitu:
1. Periksa Kelengkapan Asuransi
Saat memilih asuransi kesehatan untuk orang tua, hal utama yang perlu diperhatikan adalah biaya premi setiap bulannya. Tidak hanya itu, masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih asuransi kesehatan untuk orang tua, antara lain:
- Cara pembayaran, apakah langsung dibayar oleh asuransi atau menggunakan uang pribadi terlebih dahulu.
- Pelayanan medis yang ditanggung dalam asuransi, apakah termasuk rawat jalan, rawat inap, tindakan medis, dan pemeriksaan tambahan.
- Jumlah biaya yang ditanggung asuransi, seperti biaya konsultasi dan biaya pengobatan serta operasi.
- Rumah sakit apa saja yang menerima asuransi tersebut.
- Berapa lama asuransi berlangsung, apakah ada batas usia atau tidak.
Cakupan manfaat asuransi dapat berbeda-beda, tergantung polis yang diambil. Oleh sebab itu, jangan lupa membaca detail ketentuan masing-masing asuransi.
2. Nyatakan Kondisi yang Ada dengan Jujur
Kondisi medis atau penyakit yang sudah diderita perlu disampaikan secara jujur kepada pihak asuransi kesehatan. Bila kita tidak bersikap jujur dalam menginformasikan kondisi-kondisi tersebut, asuransi bisa saja menolak untuk membayarkannya. Beberapa kondisi atau penyakit yang perlu diinformasikan meliputi:
- Penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, sakit jantung, dan asma.
- Penyakit yang membahayakan nyawa, seperti kanker.
- Kondisi tertentu, seperti cedera atau cacat tubuh karena kecelakaan.
Jika menderita berbagai kondisi di atas, kita harus mengetahui dengan pasti apakah biaya obat-obatan serta biaya konsultasi ke dokter selama dan setelah perawatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
3. Memahami Dana Pertanggungan
Kita juga harus memahami dana pertanggungan pada asuransi kesehatan untuk orang tua yang akan dipilih. Dana pertanggungan adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi, bila mengalami suatu risiko yang dijamin dalam asuransi tersebut. Pastikan kita membaca dengan seksama untuk mendapatkan pemahaman sesuai dengan yang tertulis di polis.
4. Cermati Asuransi Penyakit Kritis
Asuransi penyakit kritis umumnya harus membayarkan dana sebesar uang pertanggungan ketika pemegang terkena penyakit kritis. Penyakit kritis yang dimaksud adalah jenis penyakit yang dapat membahayakan nyawa, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kanker, dan stroke.
Ini Manfaat Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua
Selain bisa memberikan perlindungan finansial dan manfaat kesehatan untuk mengobati penyakit kronis yang sering dialami oleh lansia, asuransi untuk orang tua juga sangat penting agar bisa menjaga kualitas hidup lansia. Melalui asuransi orang tua bisa dengan mudah melakukan pemeriksaan secara rutin, seperti kontrol diabetes, cek tekanan darah dan kolesterol. Dengan begitu, para orang tua bisa lebih sehat secara fisik dan mental sehingga mereka bisa menjalani hari tuanya dengan lebih nyaman.
Penutup:
Asuransi kesehatan sangat penting untuk orang tua karena meningkatkan risiko penyakit kronis (diabetes, hipertensi, stroke) dan biaya medis yang tinggi. Sehingga melindungi tabungan keluarga dari krisis finansial, menjamin akses perawatan yang berkualitas (spesialis serta rawat inap), memastikan lansia tetap sehat, mandiri, dam produktif di usia senja. Asuransi ini memberikan ketenangan pikiran dengan menanggung biaya pengobatan, dan perawatan intensif. Dan sangat memungkinkan orang tua mendapatkan layanan medis yang terbaik tanpa khawatir tagihan besar.


