Infoindscript.com – Kediri, 21 Desember 2025
Gerakan Literasi Together Goes to School yang diinisiasi Indscript Creative kembali dilaksanakan di wilayah Sukabumi. Kegiatan literasi islami kali ini berlangsung di SMK Islam Penguji Sukabumi, dengan menghadirkan Ibu Hera Apriyani sebagai trainer pelatihan menulis.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025, di tengah kondisi cuaca hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga pagi hari. Meski cuaca kurang bersahabat, kegiatan tetap dilaksanakan sesuai agenda. Perjalanan menuju sekolah yang umumnya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit terasa lebih panjang akibat intensitas hujan yang tinggi. Namun, kegiatan tetap dapat dimulai tepat waktu setelah seluruh persiapan diselesaikan.
Acara dibuka oleh guru Bahasa Indonesia selaku penanggung jawab literasi di sekolah. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penulisan bertema “Journaling yang Membuatku Bahagia” yang dipandu oleh Ibu Hera Apriyani. Selama kegiatan berlangsung, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi, namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat peserta dalam mengikuti pelatihan.
Momentum ini menjadi penting karena pada bulan Desember siswa kelas XII telah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah setelah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri. Seluruh siswa dari berbagai jenjang dan empat jurusan hadir dan mengikuti kegiatan secara bersama-sama. Suasana ruang kegiatan terasa hidup dengan partisipasi aktif para siswa.
Materi disampaikan secara bertahap melalui paparan slide dan dilanjutkan dengan praktik menulis secara langsung. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menuangkan gagasan dan pengalaman pribadi ke dalam tulisan. Beberapa siswa bahkan membutuhkan lebih dari satu lembar kertas karena intensitas menulis yang tinggi. Aktivitas journaling memberikan ruang bagi peserta untuk menuliskan pengalaman, perasaan, serta refleksi diri secara jujur dan terbuka.
Pelatihan ini memperlihatkan bahwa menulis dapat menjadi media refleksi yang membantu peserta memahami pengalaman hidup dan mengelola emosi. Melalui tulisan, pengalaman yang sebelumnya sulit diungkapkan secara lisan dapat disampaikan dengan lebih terstruktur dan bermakna.
Setelah kegiatan berakhir, sejumlah siswa menyampaikan pengalaman mereka. Beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa menulis telah menjadi sarana untuk menyalurkan perasaan dan pengalaman pribadi. Ada pula siswa yang membagikan hasil tulisannya melalui media sosial sebagai bentuk keberanian dalam berbagi kisah dan pembelajaran hidup.
Kegiatan Gerakan Literasi Islami ini turut membuka ruang interaksi yang lebih luas antara siswa lintas tingkat dan jurusan. Melalui kegiatan ini, hubungan yang sebelumnya terbatas berkembang menjadi komunikasi yang lebih terbuka. Beberapa siswa juga menyampaikan minat untuk mengembangkan kemampuan menulis fiksi dan harapan agar dapat mempublikasikan karya mereka di masa mendatang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan literasi, Ibu Hera Apriyani juga menyalurkan donasi buku dari Indscript, alat tulis, serta pin kebaikan kepada peserta. Pemberian ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya literasi dan pengalaman berharga yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan pesan bahwa keberanian menuliskan pengalaman diri merupakan langkah awal dalam mengenali dan menerima diri secara utuh. Setiap tulisan menjadi catatan perjalanan hidup yang memiliki nilai dan makna. Melalui Gerakan Literasi Together Goes to School, Indscript Creative terus berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang mendorong pertumbuhan karakter, kesadaran diri, dan semangat berkarya melalui tulisan.***


