2.6 C
New York
Jumat, Januari 16, 2026

Buy now

spot_img

Ketika Allah Mempertemukan di Jalan Ikhtiar

Beberapa hari yang lalu, sebuah pesan datang dari Ibu Ina founder Ina Cookies, muslimah pengusaha yang aktif menggerakkan jejaring perempuan pelaku usaha di Jawa Barat, sekaligus pengurus Alisa “Khadijah” – ICMI Jawa Barat.

Beliau mengajak saya gabung di asosiasi tersebut, saya merasa oesan itu bukan sekadar ajakan bergabung, melainkan undangan untuk bertumbuh bersama dalam ekosistem usaha yang berlandaskan iman dan adab.

Nama Alisa “Khadijah” – ICMI telah lama saya kenal. Sebuah wadah para muslimah pengusaha di bawah naungan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), yang tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tanggung jawab nilai, keberkahan rezeki, dan kontribusi nyata bagi umat.

Di Jawa Barat, organisasi ini hadir sebagai ruang strategis bagi pengusaha perempuan untuk saling menguatkan, membangun jejaring halal, dan menumbuhkan kepemimpinan yang berpijak pada Islam.

Ajakan ini datang di fase hidup yang sangat reflektif bagi saya. Sebagai penulis, saya terbiasa merangkai gagasan, merekam perjalanan, dan menjadikan kata-kata sebagai jalan dakwah. Sementara sebagai pelaku usaha di bidang manufaktur furniture, saya belajar bahwa bisnis bukan hanya soal produk dan angka, tetapi juga amanah, proses, dan keberlanjutan.

Dua dunia ini—menulis dan berbisnis—membentuk cara pandang saya bahwa usaha adalah bagian dari ibadah, dan tulisan adalah jejak nilai yang ingin saya wariskan.

Menjelang usia 46 tahun, Allah menghadirkan kesempatan untuk melangkah lebih jauh dengan bergabung bersama Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia melalui Alisa “Khadijah” – ICMI Jawa Barat. Meski pada pertemuan awal di hari Selasa saya belum dapat hadir karena agenda lama yang tidak bisa ditinggalkan, niat dan komitmen saya sudah tertanam kuat.

Saya meniatkan tahun 2026 sebagai fase baru: lebih aktif berada dalam organisasi-organisasi Islam yang dihuni para pengusaha. Saya percaya, jejaring seperti ini bukan hanya memperluas relasi bisnis, tetapi juga mempertemukan nilai, memperkuat visi, dan meluruskan niat agar usaha tetap berada di jalan yang Allah ridai.

Masuk ke ekosistem Islam yang sehat, terstruktur, dan penuh keteladanan ini menghadirkan rasa yang dalam: tenang. Tenang karena saya tahu, langkah ini bukan sekadar strategi profesional, melainkan bagian dari ikhtiar panjang untuk menempatkan bisnis, karya, dan diri saya sendiri di jalur yang lebih bermakna.

Karena ketika niat untuk bertumbuh dalam iman dan usaha dipertemukan oleh Allah, hati akan merasa tenang, dan langkah pun melangkah tanpa ragu.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles