2.6 C
New York
Jumat, Januari 16, 2026

Buy now

spot_img

Jangan Kehilangan Arah

Masya Allah, sepulang dari SMK 3, saya memang sudah berjanji bertemu dengan satu sosok pengusaha yang selalu membuat obrolan terasa hidup: Ibu Henny.

Kami memang cukup rutin melakukan brainstorming. Tentu saja, salah satunya di bidang furnitur—karena beliau adalah importir, sementara saya bergerak di dunia perkayuan dan maklun furniture melalui AmmarKaayu.

Setiap pertemuan selalu berangkat dari satu pertanyaan yang sama: kolaborasi apa lagi yang bisa kita tumbuhkan?

Namun yang paling saya kagumi dari sosok Ibu Henny adalah satu hal: beliau tidak pernah berhenti bergerak.

Di tengah obrolan, saya kembali dibuat takjub. Selain tetap aktif di dunia impor, beliau kini sedang menjalankan bisnis durian untuk ekspor ke China, sekaligus menjadi agen properti. Masya Allah. Update-nya bukan main. Energinya menular.

Obrolan kami mengalir ke mana-mana, ringan tapi penuh isi. Bukan sekadar wacana, melainkan ide-ide yang realistis untuk diwujudkan. Dari satu pertemuan ke pertemuan lain, selalu ada pintu baru yang terbuka, selalu ada kemungkinan kolaborasi lanjutan yang terasa masuk akal.

Di titik ini saya semakin yakin, berada di lingkar pengusaha yang tangguh dan terus bergerak adalah sebuah nikmat besar. Lingkar yang saling menguatkan, saling menantang untuk naik level, dan saling mengingatkan bahwa bisnis bukan tentang diam di zona nyaman.

Sebagai pebisnis di bidang maklun furniture, saya merasa sangat beruntung berada di circle seperti ini karena dari orang-orang yang tak pernah berhenti bergerak, kita belajar satu hal penting: bertumbuh adalah pilihan, dan berhenti bukan bagian dari rencana. Masya Allah.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles