Dalam perjalanan pulang dari Jakarta setelah menemani founder Ciomy di gelaran Marketeers – Ajang Kumpul Wirausaha saya bersama team manajemen Ciomy mengobrol tentang ekspansi Ciomy di Jepang.
“Kalau ke Jepang, cari Sari Raya, supermarket Halal Jepang. Itu punyanya Pak Teguh, adik Pak Suyoto klien Indscript dan founder Indonesia Japan Business Network,” pesan saya.
“Teh, importir kami di Jepang ya Pak Teguh itu,” ujar Pak Jihan. Masya Allah, Alhamdulillah sudah terkoneksi rupanya, saya bahagia sekali.
Obrolan pun mengalir seperti tanda-tanda yang Allah satukan. Dari perjalanan itu, saya kemudian mengingat perjalanan IJBNet Jabar dikenalkan Ciomy sekitar tahun 2018an dan qodarullah akhirnya tersambung langsung ke Jepang dari arah yang tidak disangka-sangka.
“Insya Allah Desember kami mulai pengiriman pertama,” lanjut Pak Jihan.
Begitu rapi Allah menata puzzle-puzzle perjalanan ini. Siapa yang menyangka? Rute panjang dari ruang penulisan biografi, memori tentang Jepang, hingga kontribusi di IJBNet—semuanya berjumpa lagi pada sebuah momen penting: ekspor Ciomy ke Jepang.
Seolah Allah berkata:
“Aku telah menyiapkan jalannya sejak lama. Kini saatnya engkau melihatnya.”
Di titik itu saya tegaskan pada diri saya sendiri:
Ciomy tidak boleh berhenti di Jepang. Produk dengan halal integrity sekuat ini harus melintasi lebih banyak batas negara.
Dalam perjalanan pulang itulah saya langsung kontak jaringan Indscript di berbagai negara. 4 lokasi pertama di dunia siap menerima sample Ciomy yaitu dari Jerman, Madinah, Jeddah, dan Australia.
Lalu, saya langsung membuat janji dengan senior-senior di bidang hospitality untuk menerima kehadiran Ciomy di kawasan mereka, sambutannya pun luar biasa.
Dimulai dari dalam mobil sepulang acara, kini bergerak menjadi gelombang yang jauh lebih luas.
Kadang, Allah menyusun perjalanan dengan cara yang tak pernah kita duga:
dari sebuah presentasi, menjadi obrolan, lalu berubah menjadi proyek ekspansi global.
Dan saya percaya, selama niatnya lillah, selama langkahnya dijaga dengan halal, selama usaha ini dipersembahkan sebagai jalan kebaikan—Allah sendiri yang membuka pintu-pintu negara berikutnya untuk Ciomy.
Ini baru permulaan.
Dan insyaAllah, dunia akan mencicipi Ciomy, saya akan melanjutkan Ciomy ada di seluruh dunia, Insya Allah.


