Alhamdulillah… hari ini saya kembali ditemani oleh Teh Veti, guru syariah saya.
Beliau mengingatkan kembali tentang petunjuk Allah itu sudah sangat jelas adanya: Al-Qur’an dan Sunnah.
Dua kompas kehidupan yang harus benar-benar dipelajari, dipahami, dan dijalani karena hanya Allah yang paling tahu arah hidup kita.
“Siapa yang berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah, maka hidupnya tidak akan pernah tersesat.”
Ketika kita belajar Al-Qur’an dengan benar, kita sedang meminta kepada Allah seluruh kemudahan hidup. Kita sedang memohon agar dijadikan sebaik-baiknya makhluk, sebagaimana teladan terbesar kita: Rasulullah ﷺ. Alhamdulillah, MasyaAllah…
Hari ini pun terasa sangat berbeda, karena petunjuk itu bukan hanya hadir dalam ibadah, tetapi juga dalam bisnis yang kami jalankan.
Setelah belajar bersama Teh Veti, kami kedatangan suami Teh Veti, Ustad Eri, yang dengan telaten membimbing kami menyusun akad-akad syariah agar selaras dengan tuntunan Allah.
MasyaAllah… betapa terasa rahmat Allah ketika Dia mengirimkan guru-guru yang shalih untuk menuntun langkah kami.
“Bisnis yang diberkahi bukan sekadar menghasilkan, tetapi menenangkan hati dan mendekatkan pemiliknya kepada Allah.”
InsyaAllah, ini menjadi salah satu bentuk keberkahan: diberi kesempatan untuk memperbaiki, dibimbing untuk memahami, dan diarahkan agar setiap langkah bisnis menjadi ibadah.
Semoga Allah menjaga setiap niat baik ini. Semoga setiap langkah dituntun oleh cahaya-Nya.


