Tangsel, 19 november 2025
Dunia kerja terus bergerak cepat mengikuti perkembangan teknologi. Menurut Founder dan Executive Chairman World Economic Forum, Profesor Klaus Schwab, masa depan pekerjaan akan semakin dipengaruhi oleh inovasi digital dan otomatisasi.
Bahkan, diperkirakan bahwa 85 juta pekerjaan dapat digantikan oleh mesin dalam beberapa tahun mendatang.
Karena itulah, para pemimpin perlu memiliki keterampilan baru agar tetap relevan dan mampu memimpin dengan efektif di era kerja yang terus berubah ini.
Menguasai keterampilan yang tepat bukan hanya penting untuk bertahan, tetapi juga untuk berkembang.
Beberapa keterampilan bahkan bisa dipelajari dalam waktu cukup singkat mulai dari 1 hingga 4 bulan tergantung tingkat kompleksitasnya.
Berikut penjelasan tentang keterampilan yang perlu dikuasai para pemimpin untuk menghadapi 2026:
1. Kepemimpinan yang adaptif
Pemimpin harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan cepat, baik dari sisi teknologi maupun manusia.
Cara berpikir fleksibel dan kemampuan mengambil keputusan di tengah ketidakpastian menjadi kunci.
2. Keterampilan kolaborasi manusia mesin
Seiring meningkatnya otomatisasi, pemimpin perlu memahami cara bekerja berdampingan dengan teknologi dan AI. Bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk memaksimalkan potensi keduanya.
3. Penguasaan keterampilan manusia dan budaya (1–2 bulan belajar)
Keterampilan seperti komunikasi, bekerja lintas budaya, dan kemampuan memahami perilaku manusia menjadi semakin penting.
Keterampilan ini dapat dipelajari dalam 1–2 bulan melalui pelatihan intensif dan praktik langsung.
4. Penulisan konten dan komunikasi digital (1–2 Bulan belajar)
Di era digital, pemimpin harus mampu menyampaikan pesan secara efektif melalui berbagai media. Keterampilan menulis konten, storytelling, dan komunikasi pemasaran kini menjadi kebutuhan dasar yang dapat dipelajari dalam 1–2 bulan.
5. Sales dan marketing (1–2 bulan belajar)
Pemasaran modern menuntut pemahaman tentang perilaku konsumen, strategi digital, dan pendekatan berbasis data. Dengan fokus belajar 1–2 bulan, pemimpin dapat menguasai dasar-dasarnya.
6. Pengembangan produk (2–3 bulan belajar)
Pemimpin perlu memahami cara menciptakan, menguji, dan meningkatkan produk, baik fisik maupun digital.
Keterampilan ini berkaitan dengan pemahaman kebutuhan pasar dan proses inovasi. Waktu belajar yang dibutuhkan sekitar 2–3 bulan.
7. Data analysis dan artificial intelligence (2–3 bulan belajar)
AI dan data menjadi fondasi pengambilan keputusan modern. Pemimpin yang menguasai cara membaca, menganalisis, dan memanfaatkan data akan memiliki keunggulan kompetitif.   Keterampilan ini dapat dipelajari dalam 2–3 bulan dengan pendekatan terstruktur.
8. Teknik dan cloud engineering (4 bulan belajar)
Untuk memahami infrastruktur teknologi yang semakin kompleks, pemimpin perlu memahami dasar teknik dan cloud computing.
Bidang ini memang lebih teknis, sehingga membutuhkan waktu sekitar 4 bulan untuk mempelajarinya.
9. Kemampuan manajemen diri
Skill seperti ketahanan mental, pengelolaan stres, disiplin waktu, dan fleksibilitas semakin dihargai dalam dunia kerja modern.
Pemimpin yang mampu mengelola dirinya sendiri akan lebih mudah mengelola orang lain.
10. Berpikir kritis dan pemecahan masalah
Ini adalah keterampilan abadi yang selalu berada di posisi teratas dalam daftar skill masa depan.
Pemimpin harus mampu melihat masalah dari berbagai sudut, menganalisis data, dan menemukan solusi yang efektif.
Penutup
Memasuki tahun 2026, pemimpin bukan hanya dituntut untuk menguasai teknologi, tetapi juga untuk memahami manusia, budaya, dan perubahan global.
Dengan menguasai keterampilan-keterampilan di atas, pemimpin dapat menavigasi dunia kerja yang semakin kompleks sekaligus memimpin dengan lebih bijak, adaptif, dan inovatif serta kemampuan membangun visi jangka panjang yang berorientasi masa depan.
Referensi:
forbes.com, 10 Critical Skills Every Leader Must Master In 2026, Marr Bernard, tanggal akses 15 november 2025
weforum.com, These are the top 10 job skills of tomorrow and how long it takes to learn them, Whiting Kate, tanggal akses: 16 november 2025


