Persahabatan saya dengan Bu Yenny Christiany adalah salah satu karunia yang Allah titipkan dalam perjalanan hidup saya.
Kami mulai berkenalan sejak tahun 2015, ketika beliau aktif mendukung berbagai kegiatan yang saya jalankan di komunitas.
Dari awal, saya melihat ketulusan dan kehangatan dalam setiap langkah yang beliau lakukan. Bu Yenny tidak pernah setengah hati. Ia selalu hadir, memberi dorongan, dan menunjukkan perhatian yang membuat saya merasa dihargai dan ditemani.
Seiring waktu, hubungan kami berkembang menjadi persahabatan yang kuat. Bukan hanya karena sering berjumpa dalam kegiatan komunitas, tetapi karena kami saling memahami dalam banyak hal.
Bu Yenny adalah sosok yang bekerja dengan penuh integritas. Dalam dunia bisnis yang saat ini beliau adalah seorang developer beliau menjadi pengawal proyek-proyek pengembangannya mulai dari rumah subsidi hingga property high class, ia selalu tampil teliti, tegas, dan bertanggung jawab.
Namun di balik ketegasannya, ada hati yang lembut dan penuh empati. Sisi itulah yang membuat saya merasa dekat dengannya.
Salah satu momen yang sangat saya syukuri adalah ketika saya menyaksikan kebahagiaan besar dalam hidup Bu Yenny: pernikahan putranya, Jason.
Acara itu berlangsung hari ini, pada 15 November 2025 di Mason Pine Hotel – Grand Ballroom, Kota Baru Parahyangan.
Melihat sorot mata Bu Yenny malam ini, saya merasakan betapa panjang doa-doa yang telah ia panjatkan untuk anaknya, dan betapa bangganya ia melepas Jason memasuki babak baru kehidupan.
Kini, setelah persahabatan kami bertahun-tahun berjalan bersama dalam suka dan duka, saya menyadari bahwa persahabatan kami adalah rezeki yang tidak ternilai.
Kami mungkin tidak selalu bertemu, tetapi selalu saling mendoakan. Semoga Allah terus menjaga langkah Bu Yenny dan menguatkan persahabatan ini, agar tetap menjadi jalinan kebaikan yang membawa keberkahan hingga akhir waktu.


