Sungguh, Allah menjawab dengan begitu cepat keinginan tulus saya untuk mendampingi guru-guru tercinta dalam menyebarkan ketaatan.
Dengan kemampuan menulis yang Allah anugerahkan, saya ingin memperluas jangkauan dakwah mereka yang luar biasa, agar pesan-pesan kebaikan mereka dapat didengar oleh lebih banyak jiwa, bukan hanya puluhan, ratusan, atau ribuan, melainkan jutaan insan.
Insya Allah, dengan niat yang ikhlas karena Allah semata, saya akan terus mendampingi guru-guru syariah dalam menyebarkan ilmu dan hikmah. Menulis adalah senjata saya, dan melalui portal berita infoindscript.com saya akan menjadikannya wadah dakwah yang menaungi guru-guru mulia.
Menulis adalah bagian dari dakwah, dan Allah SWT menyambut niat ini dengan sambutan yang luar biasa. Masya Allah.
Kini, ide demi ide terus bermunculan, bahkan saya bercita-cita menjadikan kantor saya sebagai tempat berkumpulnya para pejuang dan penjaga agama Allah, tempat mereka belajar menulis bersama, menyebarkan kebaikan bersama. Masya Allah.
Mengapa para pendakwah harus bisa menulis? Karena tulisan adalah jejak abadi, suara yang terus bergema melintasi ruang dan waktu. Jika seorang pendakwah tidak bisa menulis, minimal mereka harus memiliki tim yang mampu merangkai kata, menyusun kalimat, dan menyampaikan pesan dengan efektif.
Tulisan adalah investasi dakwah yang tak ternilai harganya. Saya wakafkan diri saya untuk menuliskan perjuangan mereka dalam artikel-artikel pendek yang mudah dibaca, dipahami, dan diserap pejuang taat lainnya.
Ya Allah, jadikanlah tulisan ini sebagai kekuatan, sebagai afirmasi atas segala kebesaran-Mu. Kuatkanlah langkah kami dalam berdakwah melalui tulisan, dan jadikanlah setiap huruf yang tertulis sebagai amal jariyah yang tak terputus pahalanya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Semoga tulisan ini semakin menginspirasi dan memotivasi Anda. Teruslah berkarya dan menyebarkan kebaikan melalui tulisan.


