5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Kolaborasi yang Menumbuhkan: Dari Metro Furniture dan Ammar Kaayu

Ada satu hal yang selalu saya yakini dalam perjalanan hidup dan bisnis — bahwa setiap pertemuan adalah takdir Allah yang membawa pelajaran.

Dan kali ini, Allah mempertemukan saya dengan sosok inspiratif di balik Metro Furniture. Selama ini, toko Metro Furniture hanya menjadi tempat yang saya lewati. Namun, hari ini berbeda.

Saya duduk berhadapan langsung dengan para pemiliknya — Ibu Juri dan Pak Trisno, dua sosok yang bukan hanya berbisnis, tapi juga menanamkan value dalam setiap langkah bisnisnya.

Dari obrolan hangat kami, saya belajar bahwa Metro Furniture bukanlah perusahaan baru. Sebelum berdiri dengan nama seperti sekarang, mereka pernah bekerjasama dengan berbagai brand besar seperti Olimpic dan MER sejak tahun 2004 artinya mereka telah menekuni industri furnitur selama 21 tahun. Masya Allah, pengalaman yang luar biasa panjang, penuh dinamika, dan tentu penuh keberkahan.

Paling menarik dari pembicaraan kami bukan tentang persaingan, tetapi tentang kolaborasi dan pertumbuhan bersama. Kami membahas bagaimana mengombinasikan kekuatan custom furniture dari Ammar Kaayu dengan produk jadi (loose furniture) yang sudah dimiliki oleh Metro Furniture.

Kami menyadari bahwa kebutuhan pelanggan itu luas dan di sinilah kolaborasi menjadi kunci — bukan siapa yang lebih besar, tetapi bagaimana saling mengisi, saling mendukung, dan saling menumbuhkan.

Metro Furniture sendiri dulu memiliki lini khusus untuk custom furniture, namun karena keterbatasan workshop, lini itu sempat tidak berkembang. Dan kini, setelah bertemu dengan Ammar Kaayu, semangat itu kembali tumbuh. Ada kemungkinan besar bahwa custom furniture akan dihidupkan lagi, dan inilah bukti bahwa setiap pertemuan benar-benar membuka jalan rezeki.

Saya banyak belajar dari Ibu Juri dan Pak Trisno hari ini bahwa bisnis bukan soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling mampu beradaptasi dan tetap tumbuh dalam dinamika zaman dan bahwa setiap perubahan bukan hambatan, tapi penyempurnaan dari perjalanan panjang.

Dan ketika saya pamit, saya membawa lebih dari sekadar peluang bisnis — saya membawa pelajaran tentang kolaborasi yang menumbuhkan.

Tentang bagaimana dua perusahaan bisa saling menguatkan,
bukan karena sekadar transaksi, tetapi karena visi yang sama: menciptakan karya yang bermanfaat, indah, dan bernilai untuk banyak orang.

Masya Allah, betapa luar biasanya pertemuan hari ini, orang-orang yang kita temui memang tak pernah salah alamat Allah pertemukan — karena selalu membawa pertumbuhan, keberkahan, dan arah baru dalam perjalanan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles