5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Plus Minus Penerbit Mayor vs Indie Publisher: Antara Royalty vs Keuntungan Langsung

Beberapa kali ini Bu Iswanti bertanya tentang royalti, jadi saya ingin menjelaskannya lebih dalam supaya semuanya paham.

Sejak tahun 2020 INDSCRIPT membuka jasa Indie Publisher — dan karena itu, kami tidak menggunakan sistem royalti.

Nah, mungkin banyak yang bertanya, kenapa?

Mari kita bahas plus dan minus dari dua sistem penerbitan: penerbit mayor dan Indie Publisher.

Kalau teman-teman menerbitkan di penerbit mayor, seperti Kompas Gramedia grup maka teman-teman tidak perlu mengeluarkan biaya. Tapi, sebagai gantinya, akan mendapatkan royalti sebesar 10% dari harga bruto buku. Misalnya, harga buku Rp100.000, maka royalti yang diterima penulis hanya Rp10.000 per eksemplar. Selain itu, ketika penulis ingin menjual bukunya sendiri, biasanya hanya diberi diskon maksimal 30% dari harga jual.

Berbeda dengan Indie Publisher. Di sistem ini, penulis mendanai sendiri proses penerbitannya. Di INDSCRIPT, misalnya, ada investasi mulai dari Rp350.000 untuk menerbitkan buku antologi karena biaya produksi ditanggung penulis, maka keuntungannya juga langsung untuk penulis.
Contohnya, harga penulis Rp65.000 dan harga jual Rp129.000 — selisihnya adalah keuntungan penulis sehingga kami pun tidak menetapkan royalty 10 persen saat buku terjual karena keuntungan langsung diberikan ke penulis.

Indie Publisher juga punya keunggulan lain: prosesnya jauh lebih cepat. Teman-teman bisa menentukan waktu terbit, strategi promosi, bahkan desain cover sesuai keinginan. Contohnya buku “Saat Aku Tahu Allah Tak Pernah Pergi” — dari proses penulisan, pengumpulan, hingga terbit dan dijual, semua bisa berjalan cepat karena penulis dan tim bekerja secara mandiri dan solid.

Sementara itu, di penerbit mayor, prosesnya memang lebih panjang dan selektif. Tidak semua naskah bisa lolos. Banyak penulis yang akhirnya menunggu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk sekadar tahu apakah naskahnya diterima atau tidak.

Jadi, kalau teman-teman ingin stabil dengan royalti, bisa mencoba masuk ke penerbit mayor. Tapi kalau teman-teman ingin cepat terbit, bebas berkreasi, dan meraih keuntungan lebih besar, maka Indie Publisher adalah pilihan terbaik.

Yang paling penting bukan di mana bukumu diterbitkan, tapi seberapa kuat semangatmu untuk menulis dan menyebarkan karya itu agar membawa manfaat bagi banyak orang ataupun menghasilkan uang lebih banyak.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles