5 C
New York
Senin, Desember 1, 2025

Buy now

spot_img

Kunci Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Infoindscript.com – Jepara, 28 September 2025

Pemberitaan tentang adanya penumpukan sampah cangkang kerang setinggi 5 meter di Kalibaru Jakarta Utara baru-baru ini menuai sorotan. Pasalnya tumpukan cangkang kerang ini sudah mencemari lingkungan dan solusi yang diberikan pemerintah pun belum mampu menangani persoalan tersebut.

Kejadian ini menjadi salah satu contoh bahkan bukti bahwa pengelolaan sampah di Indonesia belum berjalan dengan baik dan sedang berada di fase darurat sampah. Kejadian serupa pun banyak terjadi dimana-mana. Layaknya sampah kiriman dari pantai Kuta, Bali dan sebagainya.

Hal ini seharusnya menjadi perhatian untuk semua pihak, tidak hanya pemerintah untuk bertanggung jawab bersama dalam mengelola limbah sampah. Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Mengenal Konsep Penta Helix sebagai Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sampah memang masih menjadi masalah utama di Indonesia. Padahal pengelolaan sampah yang baik dapat mengurangi dampak pencemarannya terhadap lingkungan, menciptakan lapangan pekerjaan dan mampu menciptakan serta menumbuhkan ekonomi sirkular.

Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kolaborasi semua pihak dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Mulai dari pemerintah, akademisi, pengusaha, masyarakat dan juga media. Semuanya berperan penting dalam menangani persoalan sampah. Konsep penta helix dirasa konsep yang paling tepat untuk diterapkan sebagai model kolaboratif untuk semua pihak.

Penta helix itu sendiri adalah sebuah konsep kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pebisnis atau pengusaha, media dan masyarakat. Semua Bersatu dan bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama seperti yang diharapkan. Semisal untuk pengembangan wilayah, menangani persoalan bencana dan salah satunya permasalahan pengelolaan sampah.

Dimana pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media menjadi unsur paling penting dan utama untuk menjalankan konsep tersebut. Kolaborasi aktif diantara kelima unsur utama ini dan berkontribusi sesuai dengan bidangnya masing-masing merupakan prinsip dasar bagaimana konsep penta helix ini bekerja.

Peranan Penta Helix dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Setiap unsur atau elemen penta helix memiliki peranan yang krusialnya masing-masing dalam mengatasi persoalan sampah. Berikut adalah peranan masing-masing unsur penta helix.

1.      Pemerintah

Dalam mengelola sampah, pemerintah berperan dalam pemangku atau pembuat kebijakan, regulator dan sebagai kontroler akan jalannya pengelolaan sampah. Membuat kebijakan untuk mengatur bagaimana agar pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik, terjadi sinergitas antar elemen yang tidak merugikan atau menguntungkan salah satu pihak.

2.      Akademisi

Adapun akademisi berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, membangun kesadaran mereka dalam mengelola dan mengolah sampah dengan baik. Selain itu juga berperan sebagai konseptor, memberikan masukan dan solusi atas persoalan sampah yang ada.

3.      Pebisnis atau Swasta

Pebisnis, pengusaha atau lebih tepatnya dunia usaha memiliki peran sebagai enabler. Pihak yang melakukan proses bisnis, memberikan nilai tambah pada limbah sampah dengan menjadikannya sebagai produk baru. Peran pebisnis disini sangat penting untuk membentuk ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

4.      Komunitas atau Masyarakat

Komunitas  atau masyarakat sendiri menjadi tulang punggung atau pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan sampah. Mulai dari memilah, mengumpulkan hingga mengolah dan menyalurkannya ke bank sampah atau ke tempat penyaluran sampah.

5.      Media

Terakhir ada media yang memiliki peran dalam menyampaikan informasi dan mendukung publikasi. Tujuannya tidak lain adalah ikut serta dalam mengedukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran sosial dan mendorong partisipasi masyarakat dalam  pengelolaan sampah.

Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Sampah

Beberapa masalah berikut menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Menjadi PR bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

  • Meningkatnya jumlah volume sampah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Ditambah dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk membatasi penggunaan sampah sekali pakai.
  • Kurangnya infrastruktur yang tidak memadai terutama di daerah pedesaan.
  • Banyak praktik pengelolaan sampah di desa yang masih menggunakan sistem konvensional. Hanya seputar dikumpulkan, dibuang lalu ditimbun sehingga menimbulkan penolakan dari masyarakat desa karena mencemari lingkungan.
  • Tantangan lain terkait keterbatasan dana dari pemerintah desa yang tidak cukup untuk menunjang layanan sosial. Sehingga pengelolaan sampah menjadi terhambat.

Itulah beberapa persoalan yang masih menjadi tantangan sampai saat ini terkait pengelolaan sampah. Adapun berikut adalah beberapa solusi yang bisa diterapkan.

  • Harus adanya tindakan untuk mengurangi jumlah sampah dari sumbernya yaitu sampah rumah tangga yang paling banyak menyumbang volume sampah di TPA.
  • Lakukan edukasi secara berkala untuk mengumpulkan, memilih dan memilah sampah. Mana sampah organik yang bisa dijadikan kompos dan mana sampah anorganik yang bisa didaur ulang.
  • Peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah dan juga teknologi yang digunakan. Semisal pembakaran sampah untuk energi dan menggungakan teknologi eco enzyme untuk sampah organik.
  • Harus adanya regulasi dan sanksi yang ketat terkait sampah dari pemerintah agar masyarakat sadar dan tertib dalam pengelolaan sampah mulai dari rumah.
  • Dibutuhkannya kolaborasi lintas sektor sebagaimana konsep penta helix dan komponennya sehingga sampah bisa diolah menjadi sumber ekonomi sirkular.

Kesimpulan

Konsep penta helix dan peranannya menjadi kunci inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia asal diterapkan dengan baik. Kolaborasi diantara kelima elemennya mampu menumbuhkan potensi ekonomi dan membentuk ekonomi sirkular. Selain bisa mengatasi persoalan sampah juga bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi banyak warga.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles