Tanggal 7 Maret kemarin, Forum PUSPA Kota Bandung mengadakan sebuah kegiatan yang dihadiri kurang lebih 150 peserta.
Kegiatan diawali dengan tausiyah singkat, lalu dilanjutkan dengan sesi yang menurut kami sangat menarik: menuliskan mimpi.
Di sesi itu, saya bertanya kepada para peserta,
“Siapa yang sudah pernah menuliskan mimpinya?”
Jawabannya cukup mengejutkan. Banyak yang ternyata belum pernah menuliskannya.
Padahal hampir semua orang punya harapan. Punya keinginan. Punya sesuatu yang ingin dicapai dalam hidup. Hanya saja, sering kali semuanya hanya disimpan di dalam kepala.
Di sesi itu juga dibagikan sebuah cerita sederhana. Tentang mimpi menjadi penulis yang sudah dituliskan sejak kelas 4 SD. Siapa sangka, mimpi sederhana itu terus hidup, sampai akhirnya benar-benar menjadi perjalanan hidup hingga hari ini.
Mendengar cerita itu, para peserta mulai menuliskan mimpi mereka. Ada anak-anak, ada juga para ibu. Ada yang menulis dengan penuh semangat, ada yang masih bingung, bahkan ada yang masih berpikir lama tentang mimpi apa yang ingin mereka capai.
Melihat mereka menuliskan mimpi satu per satu rasanya sangat mengharukan.
Karena dari pertemuan sederhana itu kita belajar satu hal:
Mimpi yang dituliskan akan terasa lebih dekat untuk diwujudkan.
Di penghujung acara, Forum PUSPA Kota Bandung juga berbagi kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.
Semoga dari pertemuan kecil ini, semakin banyak mimpi yang mulai berani dituliskan. Dan semoga suatu hari nanti, mimpi-mimpi itu benar-benar menemukan jalannya.


